Malang (beritajatim.com) – Elcost BT merupakan kepanjang dari Electricity Control System Sistem Monitoring Berbasis Internet of Things (IoT). Alat tersebut dibuat oleh Tim Sadewa dari Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Malang (Polinema).
Elcost BT meraih Juara III pada Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional Tirtayasa Research Competition and Festival (LKTIN TRACIVAL) tahun 2022. Tim tersebut hasil bimbingan dari Anang Dasa Novfowan, B.Tech, M.MT. Mereka terdiri dari tiga mahasiswa diantaranya Ibrahim sebagai Ketua Tim dari prodi D-III Teknik Listrik, yang beranggotakan Dyas Aji Ramadhan dan Bintang Cahya Kesuma dari Prodi D-IV Teknik Elektronika.
Ibrahim menjelaskan jika Elcost BT ini berguna untuk memonitoring keamanan listrik yang ada di rumah. “Kami menyajikan inovasi “ELCOST BT” yaitu electricity control system sistem monitoring dan pengaman kelistrikan di rumah berbasis Internet of Things (IoT),” kata dia.
Alat tersebut menerapkan sistem proteksi ketika terjadi gangguan tegangan baik over voltage ataupun under voltage. “Proteksi yang dilakukan ketika terjadi gangguan berupa pemutusan sambungan tegangan yang menuju instalasi rumah,” imbuhnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”polinema”]
Selain itu, kata Ibrahim, tersebut memberikan notifikasi berupa sms terkait gangguan tegangan ke pihak PLN dan pemilik rumah. “Elcost BT ini juga memonitoring kelistrikan yang ada di rumah melalui aplikasi yang dibuat dan terhubung dengan alat,” tuturnya.
Sebagai informasi tambahan, TRACIVAL 2022 diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Tirtayasa Research and Academic Society (UKM TRAS), Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Kompetisi tersebut diikuti oleh tim mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, salah satunya Universitas Gadjah Mada, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Hasanuddin, Universitas Jenderal Achmad Yani, POLINEMA, Politeknik Negeri Pontianak, dan Poltekkes Kemenkes Banten. [dan/but]






