Madrid (beritajatim.com) – Real Madrid dan FC Barcelona akan mencatat sejarah baru dalam pertemuan El Clasico musim ini. Setidaknya, kedua tim akan bertemu dalam tiga ajang berbeda. Dua pertemuan telah terjadi di LaLiga dan Supercopa de Espana, sementara satu lagi akan berlangsung di final Copa del Rey.
Laga final Copa del Rey akan dimainkan di Estadio de La Cartuja, Sevilla, pada 27 April mendatang. Ini menjadi final El Clasico kedelapan dalam sejarah kompetisi tersebut. Dari tujuh pertemuan sebelumnya, Real Madrid unggul dengan empat kemenangan, termasuk dua yang diraih pada edisi 2013–2014 dan 2010–2011.
“Kami akan selalu lapar (gelar, Red),” tulis wide attacker FCB Ferran Torres dalam unggahan Instagram-nya.
El Clasico kali ini semakin krusial karena baik Real Madrid maupun FC Barcelona masih memiliki peluang meraih treble winners. Kedua tim bersaing ketat di LaLiga serta melaju ke perempat final Liga Champions.
Bahkan, pertemuan di final Liga Champions juga berpotensi terjadi. Sebab, Real Madrid dan FC Barcelona berada di sisi bracket yang berbeda dalam fase knockout. Jika skenario itu terjadi, ini akan menjadi El Clasico pertama di partai puncak Liga Champions.
Sejauh ini, duel mereka di kompetisi tersebut hanya terjadi di semifinal, yaitu pada musim 2010–2011 dan 2001–2002, dengan masing-masing tim memenangkan satu pertemuan dan menjadi juara. [dio/suf]

as a preferred source on Google




