Blitar (beritajatim.com) – Pedagang baju di Kawasan Wisata Makam Bung Karno Kota Blitar meraup cuan hingga Rp75 juta. Ini seiring dengan digelarnya sejumlah perayaan Bulan Bung Karno oleh Pemerintah Kota Blitar.
Berbagai acara digelar oleh Pemkot Blitar, mulai dari bedhol pusaka, pawai lentera, hingga Grebek Pancasila serta pawai gunungan limo. Kegiatan yang ditujukan untuk memperingati hari lahir dan wafatnya Bung Karno itu pun nyatanya sukses menarik minat para wisatawan dari berbagai daerah.
Hal itu dibuktikan dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan di makam Bung Karno yang mencapai 1.500 orang per hari. Jumlah tersebut naik 50 persen dari hari biasanya yang hanya mencapai 1.000 wisatawan.
“Sejak tanggal 1 Juni 2023 lalu, jumlah pengunjung di kawasan wisata Makam Bung Karno mulai ada peningkatan. Jumlah pengunjung rata-rata 1.500 orang per hari,” kata Juru Kunci Makam Bung Karno, Juni Purnomo, Sabtu (3/6/2023).
Pengunjung yang datang ke Wisata Makam Bung Karno Kota Blitar pada bulan Juni ini kebanyakan berasal dari lokal Jawa Timur. Banyak dari para wisatawan yang sengaja memilih momen hari lahir dan wafatnya Bung Karno untuk berziarah.
“Mayoritas penghujung masih dari wisatawan lokal ya Jawa timuran sini saja meskipun ada yang dari luar Jawa Timur,” tandasnya.
Baca Juga:
Meriahnya Festival Lentera di Bulan Bung Karno Kota Blitar
Di sisi lain meningkatnya jumlah kunjungan ke makam Bung Karno Kota Blitar ternyata membawa dampak positif pada perekonomian pedagang dan masyarakat sekitar. Para pedagang baju yang ada di sekitar makam Bung Karno misalnya, mengaku mengalami peningkatan omset yang cukup drastis pada bulan Bung Karno seperti saat ini.
Nimas, penjual kaus dan souvenir di kawasan Makam Bung Karno mengatakan pendapatannya dari menjual kaus dan souvenir meningkat sekitar 50 persen saat ada momen Bulan Bung Karno.
“Tiap momen Bulan Bung Karno, pengunjung di kawasan Makam Bung Karno selalu ramai. Karena banyak acara yang diadakan di sini. Otomatis penjualan pedagang ikut ramai,” katanya.
Menurut Nimas mayoritas pembeli souvenir dan kaos yang berbelanja di area wisata makam Bung Karno merupakan wisatawan lokal Jawa Timur. Banyak dari wisatawan yang telah berziarah membeli souvenir maupun kaos dengan motif Bung Karno.
Di moment bulan Bung Karno, para pedagang kaos dan souvenir pun kebanjiran pembeli. Omset hingga 75 juta pun bisa didapatkan oleh para pedagang souvenir maupun baju selama bulan Bung Karno yang dimulai pada tanggal 1 Juni hingga awal Juli.
Baca Juga:
Deretan Agenda Bulan Bung Karno Blitar, Ada Festival Lentera
Omset yang didapatkan para pedagang di bulan Bung Karno ini 50 persen lebih banyak daripada bulan-bulan biasanya.
“Kalau momen bulan Bung Karno seperti ini pendapatan kami ya sekitar 75 jutaan lah tapi itu masih lebih banyak pas momen Idul Fitri gitu,” tandasnya.
Para pedagang di area wisata makam Bung Karno Kota Blitar pun bersyukur dengan kembali digelarnya berbagai kegiatan untuk memperingati hari lahir dan wafatnya bapak proklamator bangsa. Dengan adanya berbagai kegiatan di bulan Bung Karno maka secara otomatis omset para pedagang di sekitar makam juga akan ikut meningkat. [owi/beq]






