Surabaya (beritajatim.com) – Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Anas Karno, mendukung berdirinya koperasi kampung. Menurut dia, selain sebagai wadah aktivitas ekonomi warga, koperasi kampung juga bisa dimanfaatkan untuk menghindari rentenir.
“Kita akan komunikasikan dengan Dinas Koperasi UMKM Kota Surabaya, agar aspirasi warga ini segera direalisasikan,” kata Anas saat reses di Nginden Jangkungan, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya.
Warga Nginden Jangkungan, Nailil Munah mengakui keberadaan rentenir meresahkan. Tidak sedikit masyarakat yang terjerat utang rentenir dengan bunga yang tinggi.
“Banyak “bank-bank swasta” yang menawari kredit dengan bunga yang relatif tinggi. Karena ibu-ibu ini perlu, maka tetap ambil pinjaman. Kami sebenarnya tidak berharap seperti itu,” ujarnya.
Nailil melanjutkan, warga mengambil pinjaman untuk menutupi kebutuhan ekonomi dan modal usaha. Dia mengaku keberadaan koperasi dibutuhkan untuk memperlancar akses permodalan.
“Kita butuh koperasi. Dulu sebenarnya mau didirikan koperasi oleh Bu Gubernur, tapi entah sampai sekarang belum ada,” kata dia.
BACA JUGA:
Ketua DPRD Surabaya Serap Aspirasi Warga Soal Balai RW
Menurut Nailil, adanya Koperasi bisa menjadi wadah simpan pinjam warga dengan bunga relatif rendah.
“Juga menjadi wadah warga yang usaha UMKM. Entah itu soal pinjaman modal, pelatihan, pemasaran atau bentuk-bentuk untuk pengembangan usaha,” jelasnya.
Anas menanggapi, warga sebenarnya mempunyai keterampilan untuk mendulang pundi-pundi rezeki. Seperti membuat kue, membuat sinom, bubur ayam, menjahit, dan beberapa bentuk keterampilan lainnya.
“Tapi belum terwadahi, sehingga mereka ini berjalan sendiri-sendiri, tidak terarah. Padahal kalau diarahkan dan mendapat pembinaan intensif, bisa membantu kebutuhan ekonomi keluarga,” kata politisi kawakan PDIP Surabaya ini.
BACA JUGA:
DPRD Surabaya Mendesak Pemkot Tertibkan Blackhole KTV
Dengan adanya koperasi, kata Anas, warga kian leluasa mengakses bantuan permodalan usaha. Sehingga, kata dia, perekonomian warga meningkat.
“Dengan adanya koperasi ini, nanti kita bisa koneksikan dengan program bantuan usaha dari BPR SAU yang bunganya sangat rendah,” pungkasnya. [ADV]






