Lamongan (beritajatim.com) – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Lamongan menggelar lomba paduan suara, Kamis (20/7/2023). Lomba ini diikuti oleh 27 tim paguyuban koperasi wanita dari seluruh kecamatan se-Lamongan.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Lamongan Etik Sulistyani mengungkapkan bahwa lomba paduan suara ini digelar dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-76.
Selain itu, menurut Etik, lomba paduan suara ini bertujuan untuk melatih kekompakan para pengurus koperasi wanita sebagai insan penggerak koperasi.
“Insan penggerak koperasi adalah tim. Tim harus dilatih kekompakannya agar mampu mencapai tujuan bersama,” kata Etik, usai membuka lomba paduan suara di Aula Gadjah Mada, Lantai 7, Gedung Pemkab Lamongan.
Etik juga menjelaskan bahwa ada 4 kegiatan yang digelar sebagai bagian dari rangkaian puncak acara peringatan Harkopnas ke-76. Di antaranya lomba paduan suara pengurus koperasi wanita, lomba rangking 1, lomba koperasi berprestasi dan lomba informasi terkait koperasi yang dikreasikan di TikTok untuk para milenial.
BACA JUGA:
Warga Modo Lamongan Temukan Batu Bata Kuno, Diduga Struktur Candi?
“Ada 4 rangkaian kegiatan yang dimulai sejak hari ini. Puncaknya kita kemas dengan kegiatan jalan sehat, pada 30 Juli mendatang, di Lamongan Sport Center,” jelasnya.
Secara rinci mengenai lomba paduan suara pada pagi ini, Etik menyebut, diikuti oleh 27 tim koperasi wanita dari tiap kecamatan. Tiap tim tersebut beranggotakan 15 orang.
“Seluruh peserta akan membawakan 2 lagu yang sudah ditentukan, yakni Mars Koperasi dan kreasi lagu koperasi dengan instrumen Kereta Malam. Lomba ini dilaksanakan selama 1 hari dan akan langsung diumumkan juaranya. Kita ambil 3 juara dan 3 juara harapan,” paparnya.
BACA JUGA:
Sambut Harlah ke-25, PKB Lamongan Gelar Tasyakuran dan Pasang Ratusan Bendera
Lebih lanjut, Etik menuturkan bahwa perayaan Harkopnas kali ini juga dijadikan momentum oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Lamongan untuk gencar melakukan pembinaan kepada seluruh koperasi di Lamongan, yang berjumlah 1.365 koperasi.
Dari 1.365 koperasi itu, 1.120 di antaranya merupakan koperasi aktif. Etik menegaskan bahwa dalam pembinaan ini juga dilakukan bimbingan pengelolaan koperasi, izin usaha, dan akuntansi.
“Lamongan tahun ini mendapat anugerah sebagai pembina koperasi andalan oleh Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN), jadi kita harus terus melakukan pembinaan agar dapat mempertahankan prestasi tersebut,” pungkasnya. [riq/beq]






