Jakarta (beritajatim.cm) – Semarang, ibu kota Jawa Tengah, menjadi pusat perhatian politik nasional saat bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan, menggelar serangkaian kegiatan penting selama kunjungannya ke kawasan tersebut pada akhir pekan lalu.
Pada Minggu (20/8/2023), Semarang menjadi saksi pelaksanaan acara deklarasi dukungan “Anies Baswedan Presiden 2024” yang diselenggarakan oleh Seknas Kuning Ijo Biru (KIB), sebuah gerakan masyarakat yang mendukung Anies dalam kontestasi pemilihan presiden tahun depan. Lapangan PRPP Semarang dipadati oleh massa pendukung dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk relawan dan partai politik pendukung Anies.
Dalam acara tersebut, Anies Baswedan ditemani oleh tokoh-tokoh penting dalam koalisi seperti Presiden PKS Ahmad Syaikhu, Kiai Ahmad Wafi Maimoen alias Gus Wafi, DPP Bendahara Partai Demokrat Renville Antonio, Wakil Ketua Umum NasDem Ahmad Ali, dan Habil Marati sebagai Koordinator Seknas KIB. Tak hanya itu, kehadiran 12 mantan pemain timnas era 90-an seperti Robby Darwis, Herry Kiswanto, dan Ahmad Muhariah, turut memberikan warna istimewa pada acara tersebut.
Dalam pidatonya di Lapangan PRPP Semarang, Anies menyampaikan apresiasi mendalam kepada relawan KIB yang dianggapnya sebagai para pahlawan perubahan. “Alhamdulillah, angin perubahan juga berhembus dari Semarang. Kami bersyukur mendapat dukungan dari Seknas Kuning Ijo Biru (KIB), Forum Ulama Membangun Indonesia, dan Front Pembangunan Perubahan di Lapangan PRPP Semarang. Mereka bergerak dengan menggunakan hati nurani, mereka mengambil sikap bukan karena tekanan, bukan karena iming-iming, tapi karena kepercayaan untuk perubahan yang bisa terjadi,” ujar Anies dalam sambutannya.
Anies menegaskan bahwa gerakan KIB adalah representasi dari pergerakan akar rumput yang berani dan tulus dalam mendukung perubahan. Mereka berjalan tanpa rasa takut, memilih jalur yang penuh cobaan, namun penuh semangat mendukung gerakan perubahan yang diwakili oleh Anies Baswedan.
Tidak hanya berfokus pada acara politik, Anies juga mengambil kesempatan untuk merasakan kehidupan kota Semarang dengan berbelanja oleh-oleh khas, termasuk bandeng juwana yang terkenal.
Baca Juga: Anies Baswedan Dorong Pendidikan dalam Semangat Kemerdekaan
Pada hari Senin (21/8/2023), agenda Anies tak berhenti. Ia mengunjungi warung Soto Pak Man di Semarang untuk menikmati sarapan, sebelum kemudian melanjutkan perjalanan ke Pati, Jawa Tengah. Di Pati, Anies menjenguk kediaman Guretno, seorang tokoh masyarakat Kendeng yang memiliki peran penting dalam gerakan lingkungan.
Dari Pati, Anies melanjutkan perjalanan ke Purwokerto. Di sana, ia berpartisipasi dalam acara diskusi dengan para relawan dan Jambore Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Baturraden, Kabupaten Banyumas. Dalam diskusi tersebut, Anies menegaskan semangat dan dukungan yang kuat dari relawan dan partai koalisi di Jawa Tengah akan menjalar ke provinsi-provinsi lainnya.
“Jambore ini mengirimkan pesan ke NasDem seluruh Indonesia, Jateng bangkit, Jateng bergerak, maju ke depan, mitos kandang macam-macam ditembus semua itu. Justru kita mau bilang inilah kandang Republik Indonesia, bukan kandang salah satu, ini kandang kita semua,” tegas Anies dalam diskusi tersebut.
Kunjungan Anies Baswedan ke Semarang dan sejumlah daerah di Jawa Tengah memberikan momentum penting dalam perjalanannya menuju Pilpres 2024. Dukungan yang solid dari berbagai kalangan masyarakat dan partai koalisi menjadi pondasi yang kuat untuk menghadapi dinamika politik yang akan datang. (ted)






