Pasuruan (beritajatim.com) – Menghadiri pertandingan derbie Pasuruan Saifullah Yusuf dan Irsyad Yusuf duduk berdampingan di bangku penonton. Kedua orang yang merupakan pimpinan dari Kota Pasuruan dan Kabupaten pasuruan tampak asyik melihat jalannya pertandingan.
Saifullah Yusuf yang kerap disapa Gus Ipul melihat pertandingan sepak bola di Stadion Untung Suropati didamping Wakil Walikota Pasuruan Adi Wibowo. Terlihat Gus Ipul yang memakai setelan pakaian dan sarung berwarna putih senada menyoraki pemain dari tim asalnya, yakni Persekap.
Meskipun tim kebanggaan Kota Pasuruan kalah dengan skor 0-2, Gus Ipul tidak merasa kalah. Malah sebaliknya, Gus Ipul ingin menyelenggarakan pertandingan dan pertandingan ini akan tercatat dalam rekor MURI.
“Meski kalah dalam pertandingan kali ini tidak masalah, karena ini juga menjadi pembelajaran buat pemain. Nantinya saya akan membuat permainan sepakbola yang tercatat dalam rekor MURI,” ujarnya saat ditemui wartawan pada Rabu (17/11).
Permainan sepakbola yang dimaksud ini nantinya akan digelar selama 24 jam nonstop. Gus Ipul juga meminta kepada pihak PSSI untuk membantu teknis dalam permainan tersebut.
“Permainan sepakbola ini nantinya akan dilaksanakan selama 24 jam non stop. Nanti saya juga meminta bantuan kepada pihak PSSI untuk menyelenggarakan pertandingan ini sehingga bisa masuk rekor MURI,” sambungnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”gus-ipul”]
Di sisi lain, Irsyad Yusuf Bupati Kabupaten Pasuruan sangat senang tim sepakbola kebanggaan warga Kabupaten Pasuruan bisa menang dan lolos menjadi juara pada Liga 3 grup L. Gus Irsyad sapaan akrabnya mengaku bahwa pertandingan sepakbola harus dilakukan dengan fairplay dan aman.
“Saya hadir disini untuk memastikan bahwa pertandingan yang digelar ini bisa aman nyaman, fairplay dan sportif. Sehingga para pemain dan penonton bisa merasa senang melihat pertandingan, meskipun melalui online,” ucapnya. [ada/but]






