Surabaya (beritajatim.com) – Tim Heockey Indoor putri dan outdoor putra rupanya harus berbesar hati lantaran batal diberangkatkan oleh KONI Jawa Timur ke PON (Pekan Olahraga Nasional) XX Papua, Oktober mendatang.
Meski lolos dalam babak pra kualifikasi atau yang biasa disebut Pra PON, mulai Januari lalu, tim Hockey Indoor Putri dan Outdoor putra terpaksa harus keluar dari atlet Puslatda Jawa Timur.
Donnie Gunawan, Manager Tim Hockey mengatakan, keduanya berlatih sejak 2019, bahkan dalam kualifikasi tim pihaknya mendapat tiga tiket lolos ke PON Papua. Namun Januari lalu ia mendapat surat dari KONI Jawa Timur. Isinya, tentang batalnya keberangkatan ke PON Papua dengan alasan tertentu.
“Jadi hockey ini lolos pra PON di tiga nomor, putra putri indoor dan outdoor putra, namun hanya putra indoor yang akhirnya diberangkatkan. Saya juga tidak tahu mungkin ada pertimbangan lain dari KONI Jatim,” ungkap Donnie.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pon”]
Lebih lanjut dikatakan Donnie, meski gagal berangkat, Pengprov FHI memberikan motivasi dan fasilitas untuk para atletnya berlatih setiap hari. “Masih ada kesempatan untuk mengikuti Kerjurnas tahun depan dan kita termotivasi untuk bisa raih poin di sana,” imbuhnya.
Fasilitas pun ditunjang oleh Pengprov, bahkan seluruh biaya tempat sewa hingga alat, Pengprov menggeluarkan anggaran terpisah supaya mereka tetap bisa berlatih. “Memang berat. Pasti ada kecewa, tapi kita kasih motivasi mereka karena rata-rata atlet hockey ini usianya di bawah 20 tahun. Jadi masih ada harapan, maka kita fasilitasi tempat latihan dan alat-alatnya,” tutupnya. [way/suf]






