Ponorogo (beritajatim.com) – Kebakaran rumah terjadi di Kabupaten Ponorogo. Tepatnya di Dusun Sukun Desa Sidoharjo Kecamatan Pulung. Tidak hanya satu rumah, si jago merah menghanguskan dua rumah sekaligus yang saling berdekatan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut, namun kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
Menurut informasi yang dihimpun oleh wartawan beritajatim.com, rumah pertama yang terbakar adalah milik Sugiarto. Seorang petani yang berusia 45 tahun itu, luas rumahnya yang terbakar dengan ukuran 5×7 meter persegi.
Rumah kedua yang turut terbakar adalah milik Bapak Marno, juga seorang petani berusia 40 tahun, dengan ukuran rumah yang terbakar ialah 5×10 meter persegi.
“Tadi pagi terjadi kebakaran di 2 rumah di Desa Sidoarjo Kecamatan Pulung,” kata Kapolsek Pulung AKP Mujiono, Senin (21/8/2023).
BACA JUGA:
Petani Desa Ronosentanan Ponorogo Gelar Upacara di Tengah Sawah
Kronologis kebakaran berawal saat warga atau saksi bernama Sumarno (51) mendengar suara ledakan. Selanjutnya, Sumarno mengajak warga lainnya atau saksi kedua bernama Jamal menuju suara ledakan itu, yang tidak jauh dari rumah mereka.
“Para saksi itu mengetahui api dan asap mengebul tinggi dari rumah Sugianto dan kemudian menjalar ke rumah Marno. Dimana rumah keduanya bersebelahan,” katanya.
Para saksi itu pun, meminta bantuan warga sekitar untuk memadamkan api. Warga pun juga melapor ke kepala dusun (kasun) yang diteruskan melapor ke Kapolsek Pulung dan Koramil Pulung.
Warga dan dibantu aparat pun berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Tak berselang lama, mobil pemadam kebakaran datang, langsung memadamkan api di kedua rumah yang terbakar itu.
BACA JUGA:
Hari Jadi Ponorogo, Kolaborasi Epik Noah dengan Kang Giri
Dugaan awal penyebab kebakaran adalah konsleting arus listrik dari rumah milik Sugianto. Saat terjadi kebakaran, pemilik rumah tidak berada di tempat, karena sedang bekerja di hutan kayu putih.
Sejumlah barang berharga milik kedua korban turut terbakar. Seperti BPKB, KK, dan Ijazah. Kerugian materil untuk rumah Sugianto kurang lebih Rp130 juta, dan rumah Marno kurang lebih Rp100 juta.
“Kerugian yang dialami ke dua korban mencapai ratusan juta. Rumah Sugianto kurleb Rp 130 juta dan rumah Marno kurleb Rp100 juta,” pungkas Mujiono. [end/beq]






