Bangkalan (beritajatim.com) – Video dua remaja yang berduel dengan tangan kosong di Bangkalan sempat viral di media sosial. Belakangan diketahui, kedua remaja dalam video tersebut merupakan siswa dari dua sekolah berbeda, yakni SMKN 2 dan SMKN 3 Bangkalan.
Menindaklanjuti kejadian itu, Polres Bangkalan langsung mengambil langkah cepat dengan memanggil kedua pihak untuk dilakukan mediasi.
Mediasi berlangsung di Mapolres Bangkalan dengan menghadirkan perwakilan dewan guru dari masing-masing sekolah, orang tua siswa, serta pihak kepolisian.
Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama menjelaskan bahwa insiden tersebut berawal dari saling ejek di media sosial yang kemudian berujung pada ajakan duel di lapangan terbuka.
“Polres Bangkalan telah melaksanakan kegiatan mediasi antara kedua belah pihak, yaitu SMKN 2 dan SMKN 3 Bangkalan. Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan dewan guru dan orang tua yang bersangkutan,” ujarnya, Selasa (28/10/2025).
Ia menegaskan, kedua pihak telah sepakat untuk berdamai dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Polisi juga memberikan pembinaan kepada para siswa agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial.
“Permasalahan ini bermula dari saling ejek di media sosial. Kami mengimbau masyarakat, khususnya para pelajar, agar dapat menahan diri dan menggunakan media sosial secara bijak,” pungkasnya. [sar/ian]






