Mojokerto (beritajatim.com) – Dua pohon di wilayah Kabupaten Mojokerto tumbang disapu angin kencang, Kamis (18/1/2024). Dua pohon di dua kecamatan ini tumbang dan menutup akses jalan sehingga menyebabkan arus lalu-lintas terganggu.
“Iya, ada dua pohon tumbang di titik berbeda. Di Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar dan Desa Karangdieng, Kutorejo,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim.
Berdasarkan prakiraan cuaca Badan Metreologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda Surabaya, sekira pukul 12.30 WIB, hujan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Mojokerto. Hujan turun dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang di Wilayah Mojoanyar.
“Akibat hujan disertai angin kencang ini menyebabkan pohon di Dusun Jabon, Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar tumbang. Pohon jenis kersen dengan diameter ± 30 cm tumbang dan menutup sebagian jalan provinsi. Tim gabungan yang terjun ke lokasi pohon tumbang,” katanya.
Personel BPBD Kabupaten Mojokerto bersama TNI/Polri, potensi relawan dan masyarakat mengevakuasi pohon tumbang. Sekira pukul 13.00 WIB, petugas gabungan berhasil mengevakuasi pohon tumbang dan arus lalu-lintas kembali lancar.
“Di jam yang sama, sekira pukul 12.30 WIB. Pohon di Jalan Raya Desa Karangdieng, Kecamatan Kutorejo juga tumbang. Pohon jenis beringin dengan diameter ± 95 cm ini tumbang lantaran akar pohon yang lapuk, akibatnya pohon tumbang menutup seluruh badan jalan,” ujarnya.
Akibatnya akses menuju kawasan wisata Pacet tertutup material pohon tumbang. Personil gabungan dari BPBD, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), TNI/Polri, potensi relawan dan masyarakat sekitar mengevakuasi material pohon tumbang.
“Petugas gabungan berhasil mengevakuasi pohon tumbang sekira pukul 14.15 WIB. Material pohon yang tumbang telah berhasil dievakuasi sehingga arus lalu-lintas kembali lancar,” jelasnya. [tin/suf]






