Probolinggo (beritajatim.com) – Dua pemuda asal desa Randutatah Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo berhasil menyabet prestasi di ajang kejuaraan Pencak Silat Bali International Championship II yang digelar di GOR Praja Raksaka Kodam IX/Udayana, Kepoan Denpasar Selatan, Bali, pada 5 hingga 7 Juli 2022 kemarin.
Dua pemuda itu yakni, Ahmad Wahyu Nor Khotim (22) yang berhasil meraih juara satu dan atlet dewasa terbaik, serta Abdullah (23) yang berhasil meraih juara dua tingkat dewasa.
Suham, Kepala Desa Randutatah mengaku bangga dengan prestasi yang diraih oleh keduanya dalam ajang International, sehingga berhasil membawa nama Desa Randutatah di kancah Internasional.
“Keduanya merupakan atlit yang dimiliki oleh Pondok Pesantren Nurul Jadid, dan sudah berkali-kali mendapatkan prestasi di kancah Kabupaten Kota, Provinsi, Nasional dan sekarang International, namun kami sebagai Pemerintah Desa Randutatah, juga ikut bangga dengan hasil yang diraih oleh keduanya,” ucap Kepala Desa Randutatah saat menyambut kedua atlit di Balai Desa setempat, Sabtu (9/7/2022) petang.
[berita-terkait number=”4″ tag=”probolinggo”]
Ia berharap hal ini bisa memotivasi pemuda Desa Randutatah yang lain, untuk juga ikut berprestasi, “Keduanya ini merupakan bibit-bibit unggul yang harus kita rawat, dan semoga ini merupakan awal dari prestasi-prestasi lain yang akan muncul dari pemuda Randutatah,” harapnya.
Sementara itu, Ahmad Wahyu Nor Khotim mengaku bersyukur bisa meraih juara pada ajang bergengsi ini. “Alhamdulillah, terimakasih atas doa dan dukungannya selama ini, terutama kepada bapak kepala desa yang terus memsupport kami, sehingga bisa sampai ke titik sekarang,” ucapnya. (tr/ted)






