Ngawi (beritajatim.com) – Dua pelajar sekolah menengah pertama (SMP) di Ngawi diamankan polisi usai kedapatan mencuri sepeda motor milik warga. Tak hanya mencuri motor, keduanya juga mencuri uang kotak amal masjid. Pelaku yakni remaja berinsial DH (16) dan MA (14), keduanya merupakan warga Kabupaten Ngawi.
Tertangkapnya keduanya berawal dari si korban, yakni Putut Ardiyanto (27) warga Desa Jatigembol Kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi, yang memposting motornya yang hilang. Di media sosialnya, dia memampang foto motornya.
Putut menjelaskan di medsos, bahwa motornya yang diparkir di pinggir jalan desa setempat hilang pada Sabtu (26/8/2023) pukul 20.00 Wib. Putut pun melapor polisi dan kemudian memposting apa yang dialaminya di media sosial.
Tak lama, ada seseorang yang memberitahunya lewat media sosial. Motor milik Putut tengah berada di sebuah warung di Jalan Raya Ir Soekarno, masuk Desa Beran, Kecamatan/Kabupaten Ngawi. Polisi yang mendapatkan informasi tersebut langsung menjemput dua remaja yang tengah ngopi usai mencuri itu tiga jam setelah kejadian tepatnya Sabtu (26/8/2023) pukul 23.00 WIB.
“Setelah dicari, motor suami saya tidak ada terus ada yang posting motornya, dan ternyata berada di warung langsung pak polisi datang ke sana keduanya masih remaja,” kata Bahdatun Nufus Islamay, istri korban.
Sementara, Mugiono, si pemilik warung di Ring Road masuk Desa Beran Ngawi membenarkan jika kedua pelaku curanmor yang masih dibawah umur itu ditangkap di warungnya. “Ada temen saya ngajak mereka ngobrol gitu sambil menunggu petugas. Ketika petugas sudah datang, kami bantu polisi untuk mengamankan pelaku,” katanya.
Kepada petugas, kedua pelaku mengaku menjual motor tersebut. Tak selalu dijual utuh, kadang motor juga dijual kiloan. Kerangka dan sparepart motor dilepas dan dijual ke rongsokan. Total ada empat unit motor dan satunya sudah berupa protolan.
Besi motor bekas itu dijual Rp5.000 per kilogram. Sementara, jika motor dijual utuh dijual sekitar Rp1 juta. Mereka mengaku, jika uang hasil menjual barang curian itu dipakai jajan dan membeli rokok. “Biasanya motor masih menempel kuncinya terus saya bawa kabur. Selain motor juga uang kotak amal masjid,” kata DH.
Saat ini pihak Polres Ngawi masih belum memberikan keterangan lengkap terkait penangkapan dua remaja tersebut. [fiq/kun]
BACA JUGA: Ditinggal Kondangan Nikah, Enam Rumah di Ngawi Terbakar






