Blora (beritajatim.com) – Kedatangan jamaah haji Kabupaten Blora tahun 2023 disambut hangat oleh Bupati H. Arief Rohman beserta jajaran Forkopimda di pendopo Kabupaten pada Kamis (3/8/2023) kemarin.
Sebanyak 673 orang jamaah haji Blora telah diberangkatkan menuju Embarkasi Solo pada Juni 2023 lalu. Namun, dari jumlah tersebut, tiga jamaah batal berangkat karena sakit, sementara dua lainnya meninggal dunia di Mekah dan Madinah. Akibatnya, hanya 668 jamaah haji yang akhirnya tiba di Kabupaten Blora.
Para jamaah haji tersebut terbagi dalam tiga kloter, yaitu kloter 92, 93, 94, dan 99. Kedatangan mereka berlangsung pada Kamis (3/8/2023) dengan waktu kedatangan yang berbeda-beda.
Baca Juga: Beraksi di Gresik, 2 Pelaku Curanmor Asal Surabaya Tertangkap
Bupati Arief Rohman menyambut hangat kedatangan jamaah haji kembali ke kampung halaman dan bersyukur karena seluruh jamaah haji Kabupaten Blora dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar dan dalam keadaan sehat.
“Kami sangat senang menyambut tamu-tamu Allah SWT yang telah selesai melaksanakan ibadah haji. Selamat datang, sugeng rawuh di Kabupaten Blora. Kami sangat bersyukur karena semuanya dalam kondisi sehat dan utuh, tidak ada yang tertinggal. Kami yakin Bapak-Ibu semua telah menjadi haji yang mabrur,” ucap Bupati Arief.
Bupati juga mengajak seluruh jamaah yang tiba di Blora untuk mendoakan kedua saudara haji yang meninggal dunia di Mekah dan Madinah.
“Marilah kita doakan semoga Husnul Khatimah untuk saudara kita yang telah berpulang, semoga diterima segala amal ibadahnya oleh Allah SWT,” ucap Bupati.
Baca Juga: Forum R20 Hasilkan Kesepakatan Global untuk Menjadikan Agama Sumber Solusi
Selain itu, Bupati yang akrab disapa Gus Arief ini juga mengajak seluruh jamaah haji Kabupaten Blora yang baru saja tiba untuk bersama-sama berdoa agar Blora ke depan semakin baik, lancar dalam pembangunannya, dan diberkahi oleh Allah SWT.
“Kedepan, kami bersama Kantor Kementerian Agama akan segera mengadakan pertemuan jamaah haji agar Bapak-Ibu semua bisa bergabung dalam organisasi IPHI atau Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Kabupaten.
Hal ini bertujuan agar persaudaraan dan silaturahmi yang terjalin selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci tetap terjaga dan terjalin dengan baik setelah kembali ke Tanah Air,” ungkap Bupati yang juga menjabat sebagai Ketua IPHI Kabupaten Blora.
Baca Juga: 509 Penari Terlibat Tari Bedoyo Putri Mojosakti, Pemkab Mojokerto Pecahkan Rekor MURI
Bupati berharap keberadaan IPHI ke depannya dapat memberikan kontribusi positif dalam pembangunan keagamaan dan sosial bagi masyarakat Kabupaten Blora. Semoga kebersamaan dan semangat kegotong-royongan selama ibadah haji dapat terus menginspirasi dalam memajukan daerah ini. [ian]






