Surabaya (beritajatim.com) – Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya akan memperbaiki 43 ruas jalan tahun ini. Sebanyak 40 titik di antaranya diperbaiki dengan sistem overlay atau lapis aspal tambahan, sedang tiga lainnya dengan sistem beton.
Kepala DSDABM Surabaya Lilik Arijanto mengatakan tahap pekerjaan sudah diawali dengan proses lelang sejak Januari lalu. Saat ini pekerjaan fisik sudah mulai dilakukan di beberapa titik.
Tapi jumlahnya masih minim. Sebab baru selesai tanda tangan kontrak pekerjaan.
“Yang baru mulai masih di bawah 10 persen. Pekerjaan akan lebih masif setelah lebaran,” ujar Lilik, Kamis (13/4/2023).
Baca Juga:
Wali Kota Surabaya Larang Pejabat dan ASN Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik
Sementara, Kabid Jalan dan Jembatan Adi Gunita menyampaikan perbaikan akan fokus pada sejumlah ruas jalan yang bergelombang dan berlubang. Untuk kegiatan overlay, contohnya. Permukaan jalan yang rusak akan dilapisi hot mix. Anggaran yang digelontorkan sekitar Rp40 miliar.
“Jalan yang 10 tahun belum diperbaiki akan di-overlay,” jelas Adi.
Di luar itu masih ada tiga lokasi jalan yang akan dibeton. Di antaranya di Jalan Demak dengan panjang sekitar 800 meter hingga ke arah tol Dupak.
Baca Juga:
Upah dan THR Tak Dibayar, Pekerja Wadul ke Wawali Surabaya
Betonisasi juga berlanjut ke kawasan Tugu Pahlawan. Yaitu di Jalan Tembaan hingga ke Jalan Pasar Besar.
“Yang kondisinya rusak kita beton agar strukturnya lebih kuat,” katanya.
Betonisasi dilakukan dalam satu paket pekerjaan. Perkiraan anggaran sekitar Rp15 miliar.
“Mungkin awal Mei mulai dikerjakan,” jelas Adi. [asg/beq]






