Malang (beritajatim.com) – Tim sepak bola putra Kabupaten Malang memastikan diri melaju ke babak 8 besar dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025. Meskipun pada laga terakhir mereka hanya bermain imbang melawan Kabupaten Tulungagung, hasil itu sudah cukup mengamankan tiket ke fase gugur.
Pertandingan penentu tersebut digelar di Stadion Kahuripan Turen, Senin (23/6/2025), dan berakhir tanpa gol atau skor 0-0. Hasil imbang ini membuat Kabupaten Malang mengoleksi 5 poin dari 3 laga, yang cukup untuk menempatkan mereka di posisi aman klasemen grup.
Tiga laga yang dijalani anak asuh Choirul Huda berakhir dengan satu kemenangan dan dua hasil imbang. Pada laga pembuka, mereka menang tipis 2-1 atas Kota Blitar, lalu ditahan imbang oleh Kota Kediri dan Tulungagung di dua laga berikutnya.
“Alhamdulillah kita bisa lolos 8 besar,” kata Exco PSSI Kabupaten Malang, Zulham Akhmad Mubarok.
Meski bersyukur dengan hasil akhir, Zulham tak menutupi sedikit rasa kecewa terhadap performa tim pada dua pertandingan terakhir, yang dinilainya kurang maksimal akibat faktor non-teknis.
“Kalau anak-anak mainnya sangat kerja keras, mungkin hanya kurang beruntung saja. Anak-anak karena wasitnya dinilai kurang fair, artinya performanya ikut turun,” pungkas Zulham yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Malang.
Dengan tiket 8 besar di tangan, Kabupaten Malang kini bersiap menghadapi tantangan lebih berat di fase berikutnya, sekaligus memperbaiki performa demi menjaga asa meraih medali di cabang olahraga sepak bola Porprov Jatim 2025. [yog/ian]






