Surabaya (beritajatim.com) – Tokoh muda inovatif, Rico Tedyono, resmi meraih gelar Doktor dari Universitas Airlangga (Unair) pada Senin (13/10/2025). Disertasinya berjudul “Leadership is Driving Factors: Financial Technology Effect in Rural Bank Performance – Multilevel Analysis” menyoroti peran vital kepemimpinan dalam mendorong adopsi financial technology (Fintech) untuk memperkuat kinerja Bank Perekonomian Rakyat (BPR).
Keunikan penelitian ini terletak pada pendekatannya yang berawal dari solusi industri. Rico, yang merupakan pendiri Komunal Fintech dan BPR Kirana Indonesia, menjadikan praktik transformatif BPR yang telah ia terapkan sebagai dasar riset akademik yang sistematis.
”Biasanya penelitian dimulai dari pencarian masalah, namun dalam kasus saya, justru solusi yang telah berjalan di lapangan menjadi dasar penelitian ini. Dunia industri menjadi laboratorium nyata bagi saya,” ujar Dr. Rico Tedyono seusai sidang terbuka.
Proses penyusunan disertasi yang intensif selama satu tahun ini menghasilkan pencapaian luar biasa: publikasi hasil riset dalam tiga jurnal internasional bereputasi Scopus Q1. Capaian ini menempatkan Rico sebagai profesional muda yang berhasil menjembatani dunia akademik dan industri dengan karya berstandar global.
Dalam temuannya, Rico menegaskan bahwa kepemimpinan yang adaptif dan visioner menjadi penggerak utama percepatan transformasi digital BPR. Peningkatan adopsi fintech yang didorong oleh pemimpin akan membawa dampak signifikan terhadap kinerja lembaga keuangan mikro dan memperluas inklusi ekonomi di wilayah pedesaan.
”Fintech bukan hanya soal efisiensi transaksi, tetapi tentang keadilan ekonomi. Melalui digitalisasi BPR, masyarakat kecil memiliki kesempatan yang lebih luas untuk mengakses modal dan tumbuh bersama,” tegasnya.
Sidang promosi doktor tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dan pemimpin industri, termasuk Prof. Eka Sari Lorena Soerbakti (CEO Lorena Transport) dan Jahja B. Soenarjo (KADIN/CEO Business Forum), serta sejumlah rektor universitas dan founder perusahaan startup terkemuka.
Dr. Rico Tedyono kini konsisten mengembangkan ekosistem keuangan inklusif berbasis teknologi, melalui visi #TumbuhBersamaKomunitas, yang berfokus membantu BPR menjangkau masyarakat yang belum tersentuh layanan perbankan. [tok/aje]






