Surabaya (beritajatim.com) – Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PDIP, Anas Karno menyambut baik langkah Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berencana melebur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang kurang efektif.
“Komisi B merespon baik pak wali kota yang kemarin menyampaikan akan melebur BUMD BUMD di surabaya yang kurang efektif,” kata Anas Karno di Surabaya, Jumat (8/7/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”dprd-surabaya”]
Berdasarkan hasil rapat LKPJ Komisi B dengan BUMD kemarin, Anas menyebutkan, ada beberapa BUMD BUMD dinilai kurang sehat. Yakni, PD Pasar Surya, PD Rumah Potong Hewan (RPH), dan PT Surya Karsa Utama (SKU).
Rencana Wali kota ini, menurut Anas, mempunyai niatan baik melebur BUMD BUMD yang kurang efektif agar bisa eksis kembali. “Seperti BUMD BUMD lain yang sudah sehat dan bagus seperti PDAM dan KBS,” katanya.
Langkah apa saja untuk melebur BUMD, kata Anas, Pemkot Surabaya akan mengajukan Raperda Inisiatif. Untuk itu, diharapkan bisa terealisasikan dan dilaksanakan agar tidak terjadi seperti sebelumnya. “Kalau ini segera dilakukan dengan baik BUMD tahun depan semoga bisa sehat kembali menjadi penopang perekomian di kota Surabaya,” kata Anas.
Sebelumnya, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan Pemerintah kota akan melebur jika ada BUMD-BUMD yang kurang efektif dijadikan satu. Hal itu bertujuan untuk mengoptimalisasi untuk mendongkrak kembali BUMD. Bahkan, kata Eri, Pemerintah Kota sudah mengajukan Perda terkait dengan building.
“Jadi salah satunya adalah ketika ada BUMD-BUMD yang memang tidak efektif bisa dilebur dan semoga Perda ini cepat selesai,” kata Eri usai rapat paripurna di DPRD Surabaya, Selasa (5/7/2022).
Sehingga beberapa BUMD yang kurang efektif atau kurang performance ini, kata Eri, bisa dilebur menjadi satu. Tetapi, Eri mengaku belum bisa menyebutkan kapan rencana BUMD-BUMD yang kurang efektif akan dilebur. “Nunggu perdanya ini masih di DPRD,” pungkasnya. [asg/suf]






