Gresik (beritajatim.com) – Komisi IV DPRD Gresik meminta meminta jajaran direksi dan manajemen Perumda Giri Tirta tetap fokus pada peningkatkan pelayanan. Hal itu setelah perusahaan daerah tersebut menaikkan tarif niaga dan industri kecil.
Ketua Komisi IV DPRD Gresik Mochammad menuturkan, pihaknya menilai bahwa kenaikan tarif terhadap pelanggan kategori niaga dan industri kecil cukup penting. Namun, tetap lebih penting fokus pada pelayanan.
“Kami memaklumi bahwa tarif baru bagi kalangan industri itu dalam rangka efisiensi biaya operasional. Hal tersebut juga sejalan dengan Perbup nomor 12 tahun 2020 agar melakukan penyesuaian tarif industri,” tuturnya, Jumat (7/6/2024).
Ia menambahkan, yang perlu diantisipasi terkait dengan ini adalah ketika kelompok industri juga ikut melakukan efisiensi dengan mengurangi pemakaian. “Saya kuatir sebaliknya malah menggunakan air bawah tanah. Maka jajaran Direksi Perumda Giri Tirta harus punya strategi lain untuk meningkatkan pendapatan,” imbuhnya.
Sementara itu, anggota Komisi IV Dewan Gresik, Noto Utomo menyatakan saat ini komisinya juga tengah fokus menyelesaikan rencana penyertaan modal Perumda Giri Tirta. Sejak dicanangkan 2021 lalu, penyertaan modal senilai Rp113 miliar itu belum terealisasi.
Padahal, investasi bernilai fantastis itu diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. “Pernyertaan modal tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi pendapatan daerah,” ungkapnya.
Meski demikian, lanjut dia, dirinya mewanti-wanti agar Perumda Giri Tirta tidak menaikkan tarif berlangganan kepada masyarakat dan harus optimis untuk bisa menjajaki pelanggan dari industri. Apalagi pertumbuhan investasi di Gresik sangat pesat.
Sebelumnya, Perumda Giri Tirta Kabupaten Gresik resmi memperlakukan penyesuaian tarif untuk niaga dan industri kecil. Kebijakan itu berlaku mulai pemakaian air bulan Mei 2024 yang ditagihkan di bulan Juni 2024.
“Penyesuaian kenaikan tarif ini sangat diperlukan untuk memastikan bahwa layanan yang kami berikan akan tetap menjaga kualitas dan berkelanjutan untuk ketersediaan air bersih bagi seluruh masyarakat Gresik,” pungkas Direktur Umum Perumda Giri Tirta Ahmad Rusdilfahmi. [dny/suf]






