Surabaya (beritajatim.com) – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya melakukan Penandatanganan MoU dan SPK dengan DPRD Bondowoso, Rabu (24/10/2022).
Dalam kesempatan ini, ditandatangani kerjasama 4 pekerjaan penyusunan Naskah Akademik (NA). Keempat NA tersebut antara lain penyusunan NA Kebudayaan Lokal, NA Coorporate Social Responsibility (SR), NA Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, serta NA Pernikahan Dini.
Keempat pekerjaan itu sendiri harus selesai dalam kurun waktu dua bulan, atau sampai Desember 2022. Adapun pekerjaan ini berada di bawah koordinasi FISIP UINSA.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Prof Ahmad Zainul Hamdi menilai bahwa target waktu 1,5 bulan soal pengerjaan 4 Naskah Akademik dalam rangka penyusunan Raperda terbilang terlalu lama. Dirinya menyampaikan bahwa pihaknya akan menyelesaikan pekerjaan tersebut lebih cepat dari jadwal yang sudah ditentukan.
“Bapak jangan khawatir pekerjaan ini tidak selesai, sebab mazhab kami GPL, Gak Pake Lama. Fisip didukung oleh SDM yang muda, bertalenta dan pekerja keras. Saya yakin pekerjaan lebih cepat dari waktu yang ditentukan,” ujar Zainul Hamdi.
Menurutnya, UINSA juga bersedia untuk berkerja sama dalam bidang lain. Sebab, ia menilai jika Sumber Daya Manusia (SDM) di UINSA melimpah, seperti di Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek), Kesehatan, Komunikasi, Ekonomi, Hukum, Pendidikan, Psikologi dengan bermacam ahli. Selain itu juga keilmuan agama yang menjadi concern kampus ini.
“Peran-peran kami bukan hanya regional, tetapi juga nasional dan internasional. Salah satunya, misalnya Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya saat ini, merupakan satu-satunya rektor yang dipercaya oleh presiden menjadi tim penanganan HAM berat. Beliau bersama dengan para ahli lain,” ungkapnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”uinsa”]
Oleh sebab itu, UINSA, kata dia, siap bekerja sama dalam rangka membantu pemerintah daerah dalam berbagai aspek, mulai penyusunan kebijakan, pendampingan pembangunan, hingga perumusan masalah-masalah strategis daerah. “Kami berharap tahun depan pekerjaan lain terus berlanjut,” tuturnya.
Sementara Sekretaris DPRD Bondowoso Solihin menyampaikan terima kasih dan apresiasinya atas kesediaan UINSA menjadi mitra dalam perumusan NA Raperda. Ia optimistis bahwa produk pekerjaan dari FISIP UINSA akan sama baiknya dengan universitas lain. “Bahkan mungkin bisa lebih baik. Apalagi melihat antusiasme dan ghirah forum penandatanganan yang menggambarkan semangat dan kerja keras,” ujarnya. [ipl/but]







