Lamongan (beritajatim.com) – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komunitas Mobil Sehat Lamongan (KMSL) periode 2024-2027 resmi dikukuhkan. Hadirnya KMSL diharapkan mampu berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Lamongan.
Prosesi pengukuhan KMSL tersebut dilakukan oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lamongan dr. Moh. Chaidir Annas, di Aula Lesung Si Panji, Dinkes Lamongan.
Hadir dalam pengukuhan ini, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, kehadiran mobil sehat pada awalnya ditujukan untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) dalam akses pelayanan kesehatan rujukan.
“Saat ini hal tersebut mampu membuahkan hasil yang dibuktikan melalui capaian AKI dan AKB Lamongan di bawah rata-rata nasional,” ujar Bupati Yuhronur, Kamis (9/5/2024).
Selanjutnya Bupati Yuhronur menjelaskan bahwa secara nasional angka kematian ibu sebesar 189 per 100.000 angka kelahiran hidup dan angka kematian bayi sebesar 16,85 per 1000 angka kelahiran hidup. Sedangka di Lamongan, AKI sebesar 96,24 per 100.000 kelahiran hidup dan AKB sebesar 7,42 per 1000 angka kelahiran hidup.
“Ini sebagai bentuk kerja kita dalam memberikan kontribusi untuk derajat kesehatan masyarakat, mobil sehat sangat membantu,” imbuhnya.
Lalu untuk memaksimalkan peranan, Bupati Yuhronur menegaskan bahwa driver mobil sehat atau KMSL perlu dibekali pelatihan lalu lintas, penanganan kesehatan dasar, hingga lainnya.
Oleh sebab itu, Yuhronur berharap, KMSL tidak hanya sekadar menjadi forum komunikasi, namun juga bisa meningkatkan kesejahteraan setiap anggotanya melalui koperasi, pemberian jaminan sosial hingga lainnya.
“Disebarluaskan ke forum-forum lainnya, karena driver mobil sehat perlu dibekali, misalnya setiap orang bisa memberikan pertolongan pertama bagi penyakit jantung maupun lainnya dan saya harap mobil sehat bisa memberikan manfaat dengan baik,” paparnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinkes Lamongan dr. Moh. Chaidir Annas mengatakan bahwa saat ini seluruh desa di Kabupaten Lamongan telah memiliki mobil sehat dengan jumlah total 474 unit.
Dengan lengkapnya kepemilikan fasilitas kesehatan desa, pihaknya menyakini, nantinya bakal memberikan dampak positif terhadap pelayanan masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya Lamongan sehat.
“Ke depannya dengan banyaknya fasilitasi rujukan di rumah sakit maupun canter kesehatan bisa mendapatkan perawatan yang cepat dan mampu menyelamatkan kehidupan mereka, sehingga tujuan pembangunan kesehatan adalah meningkatkan umur harapan hidup. Maka dampak pengadaan mobil sehat ini luar biasa,” tandas dr. Annas.
Dalam kesempatan sama, Ketua DPP KMSL Sahari mengungkapkan, dirinya bersama jajaran akan segera menjalankan tugas barunya sebagai Ketua KMSL periode 2024-2027. Dirinya juga memohon doa restu dalam mengemban amanah ke depan.
“Semoga kami bisa menjalankan tugas yang sudah diamatkan kepada kami sebagai pengurus baru, kami siap menerima kritik dan saran dari semua pihak untuk meningkatkan kinerja KMSL dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Lamongan,” katanya. [riq/but]







