Malang (beritajatim.com) – DPD Projo Jawa Timur kembali menggelar Gerakan Nasional Percepatan Vaksinasi Covid-19 dosis ke II. Vaksinasi gratis untuk rakyat ini, akan di gelar di 12 Kabupaten se Jawa Timur mulai Rabu (12/01/2022) hari ini.
Projo Jawa Timur menargetkan 12.000 dosis ke II tersebar di pelosok-pelosok desa. Pelaksanaan vaksinasi akan digelar selama dua hari mulai tanggal 12-13 Januari 2022. Sebagai tambahan, hingga 11 Januari 2022 capaian vaksinasi di Jawa Timur sudah mencapai 81.74 persen dosis pertama. Dan dosis kedua 58.82 persen. Sesuai arahan dan perintah Presiden Jokowi percepatan pencapaian dosis ke II minimal 60 persen harus tercapai di Jawa Timur sebagai syarat pelaksanaan vaksinasi Booster ke depan.
“Gerakan percepatan vaksinasi ini berada di 12 Kabupaten tersebar di Jawa Timur. Targetnya 12.000 dosis ke II. Mengingat Jatim dosis ke II saat ini masih di 58.82 persen, kita harus bantu pemerintah dalam rangka suksesi syarat pelaksanaan vaksinasi Booster minimal 60 persen. Semoga bisa terlaksana dengan baik tentunya dengan prokes yang sangat ketat di lapangan,” ungkap Koordinator Panitia Vaksinasi DPD Projo Jawa Timur, Azhari hasan di Rumah Makan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu (12/01/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”vaksinasi”]
Sentra vaksin bergerak menyasar ke pelosok-pelosok desa dengan target 12.000 dosis ke II yang tersebar di Kabupaten Banyuwangi, Situbondo, Sidoarjo, Tuban, Gresik, Bojonegoro, Madiun, Nganjuk, Ngawi, Tulungagung, Pacitan, dan Kabupaten Sampang, Madura.
Menurut Azhari, himbauan Presiden Jokowi dalam acara beberapa waktu lalu di Bali, Presiden mengatakan boleh bersyukur, berbangga tapi tetap harus waspada dan hati-hati ancaman gelombang keempat varian Omicron, hati-hati. Sebab, dari kasus yang terjadi di Afrika Selatan contohnya, sebanyak 87 persen pasien yang dirawat akibat tertular varian Omicron belum divaksin.
Azhari melanjutkan, pihaknya melihat Presiden sebagai Kepala Negara benar-benar memikirkan rakyat, percepatan progres vaksinasi ini terus diperhatikan dan dipantau oleh Presiden. Presiden juga terus optimis dan opitmis untuk mengendalikan pandemi covid-19 dan varian baru Omicron itu.
“Perluasan ke pelosok-pelosok percepatan vaksinasi ini sangat penting dilakukan, pencapaian harus dikejar di pelosok-pelosok bukan lagi di perkotaan, ini tugas kami Projo, agar semakin banyak masyarakat yang tervaksin dan lebih kebal terhadap ancaman varian baru disebut omicron itu, kami optimis pelaksanaan vaksin berjalan sesuai target,” tegasnya.
Masih kata Azhari, pada awal pekan Januari ini, Panitia vaksinasi dari DPD Projo Jawa Timur melaksanakan gerakan vaksinasi serentak pertama tanggal 12 Januari 2022 di Tuban, Gresik, Sampang, Sidoarjo, Situbondo, Banyuwangi. Sentra Vaksin berikutnya tanggal 13 Januari 2022 di Ngawi, Madiun, Bojonegoro, Tulungagung, Nganjuk dan Pacitan.
Azhari menuturkan, secara umum vaksinasi diperkotaan, Presiden Jokowi menginstruksikan kepada Projo untuk melakukan percepatan dan memperluas vaksinsi hingga ke pelosok-pelosok desa. 12 sentra di Kabupaten-kabupaten itu, sambung Azhari, untuk di Kabupaten Pacitan sentra vaksinasi berada di Balai Desa Mendolo Lor, di Balai Desa Temon, Balai Desa Sambong dan Balai Desa Klesem Kebonagung. Sementara sentra vaksinasi di Kabupaten Tulungagung berada di Balai Desa Ngunggahan. Juga Kabupaten Ngawi di Balai Desa Sidorejo dan Balai Desa Dadapan.
“Sentra vaksinasi mengakses hingga ke pelosok-pelosok desa, di pinggiran itulah yang saat ini mayoritas masih kurang tersentuh, kami dari Projo berupaya sentuh mereka langsung, kami lakukan itu tentunya dengan pendekatan khusus dan cara khusus,” papar Azhari.
Azhari menambahkan, gerakan vaksinasi serentak di Jawa Timur ini menggunakan vaksin jenis Sinovac. Upaya ini menjadi program berkelanjutan kerja sama DPP Pusat Projo, Kementerian Kesehatan, Mabes Polri dan Mandiri Taspen.
DPD Projo Jatim juga berterimakasih kepada para pihak yang telah membantu gerakan percepatan vaksinasi di Jawa Timur ini. Terutama Pimpinan Kepolisian Daerah Jawa Timur dan jajaran BidDokkes Polda Jatim serta pengamanan dari DirIntelkam Polda Jatim yang telah membantu teknis gerakan vaksinasi dosis ke II ini.
“Semoga pelaksanaan vaksinasi kedua ini berguna kepada masyarakat Jawa Timur dalam rangka pencegahan dampak covid-19 dan varian baru Omicron itu. Kepada para pihak terutama kepada Polri dalam hal ini Polda Jatim yang membantu pelaksanaan ini, kami ucapkan terimakasih. Tentunya pelayanan Polri di Jatim buat rakyat dalam hal ini sangat bagus, memastikan rakyat mendapatkan vaksin gratis, sehingga target pemerintah bisa tercapai,” beber Azhari yang juga menjabat Ketua Bidang kominfo DPD Projo Jatim ini. (yog/kun)






