Malang (beritajatim.com) – Dorong ide kreatif mahasiswa, Departemen Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (DSI FS UM) menggelar lokakarya penulisan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Kegiatan ini diikuti ratusan mahasiswa dengan sangat antusias.
Koordinator Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia, Dr. Karkono, S.S., M.A. menjelaskan, acara bertajuk ‘Workshop Penyusunan Proposal PKM’ ini agar menjadi pemantik kreativitas mahasiswa. Menurutnya, penerimaan proposal PKM tahun 2023 semakin dekat, maka mahasiswa perlu diajak untuk kreatif dan mempersiapkan proposal yang berkualitas.
“Tahun 2022 lalu, UM meloloskan 20 Tim di PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional). Dari segi jumlah tim yang lolos ke PIMNAS tahun 2022, UM menempati posisi ke-5. UM menempati posisi 4 dari jumlah raihan medali. Kalau kita cermati, dari tahun ke tahun, ada beberapa Perguruan Tinggi yang rutin memperoleh bagian posisi sepuluh besar, salah satunya adalah UM. Tahun 2021, UM menempati posisi 5. Hal yang penting untuk dipelajari atau dievaluasi adalah bagaimana mempertahankan dan meningkatkan prestasi ini,” kata dosen Departemen Sastra Indonesia tersebut, Jumat (17/02/2023).
Karkono menjelaskan beberapa faktor yang membuat tim UM belum maksimal adalah faktor penguasaan materi dan kualitas ide. Kemungkinan lainnya juga, dari segi kualitas laporan akhir dan artikel.
“Maka, konsentrasi penuh mestinya dimulai sejak sosialisasi pada mahasiswa tentang tawaran penyusunan proposal PKM. Dalam tahap ini, perlu diterjunkan banyak pakar atau dosen di masing-masing fakultas yang ada di UM untuk memberi masukan terhadap ide-ide proposal PKM yang disusun. Sebab jika lolos didanai dan lolos PIMNAS, ide tidak bisa banyak diubah, bahkan redaksional judulnya tidak bisa diubah,” sambung Karkono yang juga koordinator kegiatan Lokakarya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”Malang”]
DSI adalah salah satu departemen yang paling banyak mewakili Fakultas Sastra UM pada perhelatan pendanaan PKM tahun 2022 lalu. Raihan tersebut perlu dipertahankan untuk tahun 2023. “Dengan semangat kompetisi yang membara, lokakarya ini diharapkan sebagai salah satu langkah efektif dan evaluatif tahun ini. Masifnya usaha yang dilakukan sebagai ikhtiar DSI untuk melahirkan ide yang kreatif dan menarik dari diri mahasiswa,” sambungnya.

Acara ini dihadiri 120 mahasiswa dari angkatan 2020 hingga 2022 di Program Studi S1 Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah, D4 Perpustakaan Digital, S1 Ilmu Perpustakaan, serta S1 Bahasa dan Sastra Indonesia. Turut hadir pula jajaran dosen Departemen Sastra Indonesia.
Dr. Karkono menargetkan 6 proposal yang didanai untuk tahun 2023. “Tahun sebelumnya, ada 3 proposal yang mendapat pendanaan. Tahun ini, DSI menargetkan 6 proposal, untuk yang disubmit kami menargetkan 20 proposal,” jelasnya.
Lokakarya PKM tersebut diadakan sebanyak dua kali pada dua pekan yang berbeda. Ada dua pembicara yang dihadirkan yaitu pembicara pertama, Robi Wijaya, M.Pd., dari Founder PT Berani Tumbuh Indonesia dan mantan Ketua PKM Center UM. Pembicara kedua adalah Hat Pujiati, M.A., Dosen Universitas Jember. [dan/beq]






