Kediri (beritajatim.com) – Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar menyambut baik pameran UMKM ini diadakan di Mall yang merupakan tempat representatif di Kota Kediri. UMKM harus diperhatikan agar dapat bertumbuh dengan baik dan bisa menggerakkan perekonomian di Kota Kediri dan sekitarnya.
[berita-terkait number=”2″ tag=”kota-kediri”]
“Besar kontribusi UMKM yang ada di Kota Kediri. Bila dilihat dari GDP dengan industri tembakau pertumbuhan ekonominya sebesar 5,14% sedangkan tanpa industri tembakau sebesar 7,02%. Jadi ini pertumbuhan yang harus kita jaga agar memiliki daya beli,” ujar Abdullah Abu Bakar saat membuka Gelar Ekonomi Kreatif dan Eksotika Budaya 2019 bertempat di Kediri Town Square.

Menurunnya angka pengangguran terbuka berdampak pula pada penurunan angka kemiskinan menjadi 7,68%. “Kita dukung UMKM dengan anggaran dan hati. Tentu apabila dinas-dinas dan perbankan merapat dan punya program bagus untuk UMKM, tentunya UMKM bisa jadi sektor yang luar biasa dalam pertumbuhan ekonomi,” jelas walikota yang populer disapa Mas Abu.

Terakhir, orang nomor satu di Kota Kediri ini mengatakan bahwa dirinya akan terus mendorong UMKM di Kota Kediri untuk ikut pameran tidak hanya di Kota Kediri namun juga ditingkat nasional dan internasional. “Saya minta dinas-dinas terkait untuk menunjukkan pada provinsi bahwa Kota Kediri memiliki produk-produk UMKM yang bagus,” pungkasnya.

Pembukaan Gelar Ekonomi Kreatif dan Eksotika Budaya 2019 ditandai pemukulan kendi oleh Walikota Kediri, Mall Director Kediri Town Square, dan Kepala OJK Kediri. Kegiatan ini digelar mulai tanggal 18-31Maret.
Hadir dalam kegiatan ini Kepala OJK Kediri Bambang Supriyanto, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Enny Endarjati, Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kota Kediri, Lurah, Camat, dan perbankan di Kota Kediri. [adv hms/nng]






