Surabaya (beritajatim.com) – Menyambut libur panjang (long weekend) dan semarak Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733, jaringan ritel UFO Elektronika resmi membuka pameran bertajuk “Uforia Festival Super Diskon”. Bertempat di Atrium Pakuwon Mall Surabaya, pameran ini berlangsung selama lima hari, mulai Rabu (29/4/2026) hingga Minggu (3/5/2026).
Direktur Utama UFO Elektronika, Poedji Harixon, menyatakan bahwa pameran ini merupakan strategi jemput bola untuk menggairahkan kembali pasar elektronik di tengah tantangan penurunan daya beli masyarakat.
Pameran ini hadir sebagai pembuka rangkaian Surabaya Shopping Festival (SSF) 2026. Sinergi antara promo internal UFO dan daya tarik SSF diharapkan mampu menarik volume pengunjung mal yang lebih besar selama akhir pekan panjang.
“Kami mengawali SSF 2026. Dengan adanya kolaborasi promo dari kami dan pihak mal, inilah waktu terbaik bagi konsumen untuk belanja produk elektronik dengan harga kompetitif,” ujar Poedji di sela pembukaan pameran.
Meskipun kondisi ekonomi sedang fluktuatif, UFO Elektronika mematok target yang cukup ambisius dalam pameran kali ini:
* Target Penjualan: Naik 20% dibandingkan pameran serupa pada akhir tahun 2025.
* Target Volume:1.000 unit Televisi dan 1.000 unit AC selama lima hari pameran.
Poedji memaparkan tiga kategori produk yang diprediksi menjadi top seller.
1. TV Layar Lebar (hingga 98 inci): Didorong oleh antusiasme masyarakat menyambut turnamen sepak bola dunia mendatang.
2. Air Conditioner (AC): Mengalami lonjakan permintaan sejak awal April seiring masuknya musim kemarau.
3. Lemari Es Kapasitas Besar: Mayoritas diburu oleh pemilik rumah baru untuk kebutuhan rumah tangga.
Pantauan di lokasi pada hari pertama menunjukkan antusiasme yang tinggi. Salah satu pengunjung, Rafidah, warga Wiyung, sengaja datang setelah melihat informasi pameran di media sosial.
“Kami sedang persiapan pindah rumah baru, jadi butuh dispenser, kulkas, dan mesin cuci sekaligus. Kebetulan di sini banyak diskon, jadi sangat terbantu,” ungkapnya.
Lain lagi dengan Ayu, warga Sepanjang, Sidoarjo. Awalnya ia hanya berniat jalan-jalan untuk mendinginkan diri di mal, namun tergiur dengan harga AC yang kompetitif.
“Tadi ditawari AC di bawah Rp 2 juta setelah diskon. Karena di rumah baru ada kipas angin, saya jadi tertarik beli sekarang,” pungkasnya.[rea]






