Jombang (beritajatim.com) – Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Jombang membeli salak dan tomat dari warga Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang. Pembelian hasil pertanian tersebut untuk membantu warga terdampak erupsi Gunung Semeru.
Oleh Baznas, salak dan tomat itu kemudian dibeber di depan Masjid Baitul Mukminin, alun-alun Jombang. Dua tenda sederhana memayungi berkarung-karung buah itu. Para pengguna jalan bisa mengambil buah tersebut secukupnya, lalu memberikan donasi seikhlasnya. Tentu saja, warga antusias mendapatkan salak dan tomat asal lereng Gunung Semeru.
[berita-terkait number=”5″ tag=”baznas”]
Adalah Murni (58), salah satu warga yang ikut mampir ke lapak Baznas. Dengan cekatan, dia mengambil dua lembar plastik warna putih. Lalu memilih salak yang menghampar di bawah tenda. Salak berlapis debu vulkanik dia masukkan dalam kantung plastik.
Setelah dua plastik penuh, Murni pun berlalu. Hal serupa dilakukan warga lainnya. Seiring dengan itu, sejumlah relawan Baznas menenteng kardus. Warga yang mengambil salak dan tomat, disilakan mengisi donasi seikhlasnya. Dalam sekejab, berkarung-karung salak tersebut ludes.
Wakil Ketua IV Baznas Jombang Sugeng Santoso mengatakan, salak dan tomat tersebut dibeli Baznas dari petani Sumbersari, Desa Supiturang, Pronojiwo, Lumajang. Pembelian itu sekaligus untuk membantu petani yang terdampak erupsi Semeru.
Sugeng merinci, salak yang dibawa ke Jombang sebanyak 1,3 ton. Sedangkan tomat sebanyak 3 karung. “Selain membantu petani, pembelian ini juga untuk memberikan semangat warga terdampak erupsi Gunung Semeru,” kata Sugeng.
Sugeng menambahkan, tagline penggalangan dana untuk warga terdampak Semeru itu ‘ambil secukupnya, bayar seikhlasnya. Nah, hasil penjualan tersebut akan disumbangkan lagi untuk warga terdampak Gunung Semeru.
“Apa yang kita lakukan ini semoga bisa meringankan beban saudara kita yang terdampak erupsi Gunung Semeru di Lumajang.” pungkas Sugeng ketika berada di lapak Baznas. [suf/kun]






