Surabaya (beritajatim.com) — Kejutan datang dari dunia digital food commerce Kebab Turki Baba Rafi, brand kebab legendaris asal Indonesia, berhasil menyabet posisi Top 1 Penjualan di Jawa Timur dan Top 3 Nasional melalui TikTok Go, fitur baru di platform TikTok yang memungkinkan pengguna membeli voucher makanan langsung dari aplikasi.
Pencapaian ini menjadi bukti bahwa transformasi digital dalam industri kuliner bukan sekadar gaya-gayaan, melainkan kebutuhan strategis.
Di tengah ketatnya persaingan industri F&B dan perubahan perilaku konsumen yang semakin digital-savvy, Baba Rafi tampil sebagai pemain yang tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga mendominasi.
“Prestasi ini adalah hasil kerja keras seluruh tim, mitra franchisee, dan tentu saja dukungan setia para pelanggan kami,” ujar Founder & CEO Kebab Turki Baba Rafi, Hendy Setiono, saat dikonfirmasi usai pengumuman hasil TikTok Go, Selasa (29/4/2025).
Sebagai pelopor kebab modern di Indonesia yang telah melebarkan sayap ke berbagai negara, Baba Rafi tidak hanya mengandalkan kekuatan brand lama, namun juga terus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.
TikTok Go menjadi ladang baru yang digarap serius oleh brand ini, memadukan tren hiburan dengan strategi dagang digital secara presisi.
“Bagi kami, pencapaian ini tidak hanya tentang jumlah voucher yang terjual. Tapi ini bukti bahwa kami masih diterima baik oleh masyarakat, sehingga kami semakin semangat untuk memberikan pelayanan dan produk terbaik untuk pelanggan kami,” lanjut Hendy.
TikTok Go sendiri merupakan fitur anyar dari TikTok yang menyasar pasar food & beverage melalui sistem penjualan voucher makanan berbasis konten video. Lewat fitur ini, pengguna bisa membeli voucher dari video kuliner favorit mereka, menciptakan pola konsumsi yang dipicu oleh interaksi dan hiburan.
“Capaian Baba Rafi bukan hanya mencerminkan kesuksesan sebuah merek, tetapi juga menandai shifting pola konsumsi masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda yang lebih akrab bertransaksi lewat sosial media ketimbang metode konvensional,” tandas Hendy.[asg/ted]






