Surabaya (beritajatim.com) – Berikut ini merupakan doa pelunas hutang yang cukup manjur untuk dipanjatkan oleh setiap muslim yang memiliki masalah keuangan. Yakni masalah dalam hal utang piutang.
Setiap orang memiliki permasalahan berbeda – beda dalam hidupnya. Ada yang memiliki masalah keluarga, masalah dalam pekerjaan, masalah keuangan hingga terlilit utang. Sejatinya tidak ada satu orang pun yang ingin terjerat dalam utang, namun tak jarang hal itu menjadi solusi dalam permasalahan biaya yang tak memiliki jalan keluar.
Terkadang, berutang berakhir menjadi sebuah kebiasaan, yang tanpa disadari utang tersebut bisa menumpuk setinggi gunung. Jika sudah begitu, barulah ia merasa kebingungan bagaimana cara melunasi utang – utang dengan jumlah tak sedikit.
Tidak sedikit orang yang memilih gali lubang tutup lubang, atau kembali berutang untuk menutup utang sebelumnya. Lingkaran ini akan terus menjerat entah sampai kapan.
Selain terus berusaha, sebagai umat muslim kalian harus terus memanjatkan doa kepada Allah SWT. Kalian dapat mengadu kepada Yang Maha Kuasa agar dipermudahkan jalannya untuk melunasi utang – utang.
Berikut ini adalah amalan doa pelunas utang yang dapat dilafadzkan.
Doa Melunasi Uutang
Pertama, doa yang diajarkan kepada Ali bin Abi Thalib RA.
اللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
“Allahummak fini bi halalika ‘an haramika wa aghnini bifadhlika ‘aman siwaka,”.
Artinya:
“Ya Allah! Cukupilah aku dengan rezeki-Mu yang halal (hingga aku terhindar) dari yang haram. Perkayalah aku dengan karuniaMu (hingga aku tidak minta) kepada selain-Mu.” (HR Tirmidzi),”.
Kedua, doa yang diajarkan kepada Muadz bin Jabal RA. Usai mendawamkan doa ini, Allah SWT memenuhi utang yang dimiliki Muadz.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ
Allahumma inni audzubika minal hammi wal hazani wa ‘audzubika minal ‘ajzi wal kasali wa audzubika minal jubni wal bukhli wa audzubika min ghalabatid daini wa qahrir rijali.
“Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari kekhawatiran dan kesedihan dan saya berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan dan saya berlindung kepada-Mu dari sifat pengecut dan kikir, dan saya berlindung kepada-Mu dari keutamaan agama dan menaklukkan orang-orang berkata, Saya dapat melakukannya, Tuhan Yang Mahaperkasa lagi Mahamulia, dan telah melunasi utangku kepadaku.” (HR Dawud).
Ketiga, doa yang diajarkan Rasulullah SAW kepada Abu Umamah RA.
اللهم مالك الملك تؤتي الملك من تشاء وتنزع الملك ممن تشاء وتعز من تشاء وتذل من تشاء بيدك الخير إنك على كل شيء قدير رحمن الدنيا والآخرة ورحيمهما تعطيهما من تشاء وتمنع منهما من تشاء ارحمني رحمة تغنيني بها عن رحمة من سواك
Allahumma Malikal mulki tu’til mulka man tasya’ wa tanzi’ul mulka mimman tasya’ wa tu’izzu man tasya’ wa tudzillu man tasya’ biyadikal khair, innaka ‘ala kulli syain qadir, Rahmanad Dunya wal Akhirati wa Rahimuha tu’thihuma man tasya’ wa tamna’u man tasya irhamni rahmatan tughnini biha ‘an rahmati man siwaka
“Ya Allah, Engkau pemilik kerajaan. Hargai siapa pun yang Kau kehendaki dan hina siapa pun yang Kau kehendaki, di tangan-Mu kebaikan , karena Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu, Yang Maha Penyayang di dunia dan di akhirat, dan Yang Maha Penyayang di antara mereka. Engkau memberikannya kepada siapa pun yang Engkau kehendaki dan mencegahnya dari siapa pun yang Engkau kehendaki. Kasihanilah aku dengan rahmat yang cukup kepada saya, Tak ada yang dapat memberi rahmat selain Engkau ya Allah.” (HR At Thabrani).
Jangan menyerah, percayalah bahwa Allah SWT akan selalu membantu hambanya yang terus memohon dan berusaha. (mnd/ian)






