Ringkasan Berita:
- DKP2P Tuban mengawal proses penyaluran hewan kurban bantuan Presiden RI dan Pemkab Tuban pada Idul Adha 2026.
- Sapi bantuan Presiden Prabowo Subianto berupa sapi simental berbobot 1.004 kilogram dipastikan sehat dan layak kurban.
- Petugas kesehatan hewan disiagakan hingga tiga hari tasyrik untuk memastikan daging kurban memenuhi standar ASUH.
Tuban (beritajatim.com) – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP2P) Kabupaten Tuban menerjunkan petugas untuk mengawal proses penyaluran hewan kurban bantuan kemasyarakatan dari Presiden RI maupun pemerintah kabupaten pada Iduladha 1447 H/2026 M.
Pengawalan dilakukan mulai dari pemilihan ternak, pemeriksaan kesehatan, hingga proses penyembelihan dan distribusi daging kurban kepada masyarakat.
Kepala DKP2P Tuban, Eko Julianto mengatakan, pihaknya mendapat tugas untuk memilih hewan kurban bantuan kemasyarakatan dari Presiden RI, Prabowo Subianto. Setelah melalui proses seleksi dan pemeriksaan kesehatan, terpilih sapi jenis simental berumur tiga tahun dengan bobot mencapai 1.004 kilogram atau 1 ton.
“Sebelum diserahkan kepada Pemkab Tuban, sapi kurban bantuan Presiden terlebih dahulu menjalani pemeriksaan oleh dokter hewan dan petugas kesehatan hewan guna memastikan kondisi ternak sehat dan layak kurban,” terang Eko Julianto, Selasa (26/5/2026).
Sapi bantuan Presiden RI tersebut dibeli dari peternak asal Desa Rayung, Kecamatan Senori, Witri Hadi dan dipelihara oleh Yuswono, warga Desa Mergoasri, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban. Hewan kurban itu telah menjalani pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan kondisi sehat, bebas penyakit, serta memenuhi syariat dan ketentuan kurban.
“Pelaksanaan Iduladha tahun ini, DKP2P Tuban menurunkan personel yang terdiri dari dokter hewan, paramedik veteriner, pengawas bibit ternak, serta pengawas mutu pakan,” imbuhnya.
Selain melibatkan personel internal, pengawasan juga menggandeng PDHI (Persatuan Dokter Hewan Indonesia) Cabang Tuban dan Paravetindo Tuban. Petugas diterjunkan hingga ke masjid dan musala guna melakukan pendampingan selama proses penyembelihan hingga distribusi daging kurban kepada masyarakat. “Kami siagakan petugas hingga 3 hari tasyrik,” tambahnya.
Mantan Camat Semanding tersebut menjelaskan pengawasan dilakukan agar proses penyembelihan berjalan sesuai prinsip kesejahteraan hewan sekaligus memastikan pemeriksaan daging dan jeroan dilakukan dengan baik. Langkah ini bertujuan agar masyarakat memperoleh daging kurban yang ASUH, yakni Aman, Sehat, Utuh, dan Halal.
“Kami juga telah melaksanakan sosialisasi dan pembinaan teknis kepada takmir masjid terkait tata cara pemilihan dan penyiapan ternak kurban, prosedur penyembelihan, penanganan, hingga distribusi daging kurban kepada masyarakat,” katanya.
“Melalui langkah tersebut, Pemkab Tuban berharap pelaksanaan Idul Adha tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan rasa tenang bagi masyarakat dalam mengonsumsi daging kurban,” pungkasnya. [dya/suf]






