Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC gagal mendulang poin pasca menyerah 0-3 dari PSIS Semarang, pada laga pekan ke-12 BRI Liga 1 di Stadion Manahan Solo, Senin (5/12/2022).
Pada laga tersebut, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab bermain dengan komposisi berbeda dibanding laga sebelumnya. Terlebih dengan absennya beberapa pemain karena alasan berbeda.
Mengawali laga, tim binaan Fabio Lefundes bermain dengan menerapkan tempo cepat seperti yang mereka peragakan sebagai ciri khas. Namun sang lawan juga tidak tinggal diam dan menerapkan permainan serupa.
Jual beli serangan diperagakan kedua tim di 45′ menit babak pertama, sekalipun hingga interval pertama berakhir, skor tetap tidak berubah, yakni 0-0 untuk kedua kesebelasan.
Memasuki babak kedua, PSIS mulai membalikkan tempo dan mengepung barisan pertahanan Madura. Beberapa peluang mampu mereka ciptakan dan mengancam pertahanan tim asal Pulau Garam.
Kebuntuan akhirnya pecah setelah tim berjuluk Mahesa Jenar, sukses mencetak gol pada menit 52′. Jonathan Cantillana sukses menjadi eksekutor melalui eksekusi 12 pas, skor berubah Madura United 0-1 PSIS Semarang.
Nahas bagi Madura, tengah berupaya mengejar ketertinggalan, mereka justru harus kehilangan pemain pada menit 62′. Guntur Ariyadi terpaksa mengakhiri laga lebih awal karena mendapat kartu merah.
[berita-terkait number=”4″ tag=”madura-united”]
Memasuki 10′ menit berselang, PSIS sukses menggandakan keunggulan dan membuat mereka unggul 0-2 pada menit 72′. Kali ini giliran Fredyan Wahyu sukses mencetak gol dan membobol gawang Madura United yang dikawal Rendy Oscario.
Unggul jumlah pemain sekaligus gol membuat membuat pemain PSIS semakin percaya diri, sementara pemain Madura semakin tertekan. Bahkan Syuhada Putra sukses menambah gol bagi PSIS pada menit 83′, sekaligus menjadi gol pamungkas pada laga yang berakhir dengan skor 0-3 untuk kemenangan PSIS dari Madura. [pin/but]






