Gresik (beritajatim.com) – Animo masyarakat Gresik memanfaatkan mudik gratis sangat tinggi. Hal ini terlihat saat proses pendaftaran di Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) setempat. Hingga saat ini, tercatat hampir 600 orang calon pemudik yang sudah mendaftar mudik gratis dengan menggunakan moda transportasi bis.
Besarnya masyarakat tersebut Dishub Kabupaten Gresik menambah rute ke Pulau Madura dengan tujuan Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep. “Alhamdulillah ada penambahan rute tahun ini, yakni ke Madura. Kita layani masyarakat yang ingin mudik menuju Bangkalan hingga Sumenep,” ujar Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau akrab dipanggil Gus Yani, Senin (3/04/2023).
Mantan Ketua DPRD Gresik itu menambahkan, momen mudik kali ini merupakan penawar rindu yang mahal harganya. Pasalnya, tahun lalu masih ada larangan mudik karena pandemi covid-19 masih tinggi. “Mudah-mudahan adanya fasilitas mudik gratis ini menjadi penawar rindu bagi masyarakat yang ingin pulang kampung,” imbuhnya.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/peristiwa/khofifah-bertemu-sekjen-gerindra-bahas-pilpres-2024/
Adanya mudik gratis ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Salah satunya Galih Wicaksono (26) perantau asal Madiun. Dirinya yang sudah 5 tahun bekerja di salah satu perusahaan mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Pemda Gresik. “Terima kasih Gus Yani sudah menyediakan fasilitas mudik gratis. Saya sangat terbantu, sebab menghemat ongkos pulang kampung,” ungkapnya.
Sama halnya dengan Ririn Novitasari (34) yang hendak mudik ke Bojonegoro bersama anaknya yang masih balita. Ia mengaku lebih nyaman naik bus saat mudik. “Naik bus minim resiko di jalan raya dibanding dengan naik motor. Apalagi saya mengajak anak balita, jadi lebih nyaman. Terima kasih pak bupati sudah dikasih pelayanan mudik gratis. Mudah-mudahan tahun depan ada lagi,” pungkasnya sambil tersenyum. [dny/kun]






