Jember (beritajatim.com) – Manajemen baru Persid, klub sepak bola Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang saat ini dipegang suporter melunasi tunggakan gaji pemain dan ofisial tim yang diwariskan manajemen sebelumnya.
“Tunggakannya hampir sekitar Rp 60 jutaan untuk 27 orang pemain dan ofisial. Kami sudah transfer ke rekening masing-masing,” kata Sholahuddin Amrulloh, Manajer Persid yang juga tokoh kelompok suporter South Sector, Kamis (31/8/2023).
Begitu lunas, Jo, sapaan akrab Sholahuddin, langsung bergerak mencari pelatih. “Ada dua orang pelatih yang sedang kami dekati agar mau melatih Persid. Kami masih bernegosiasi. Soal nama-nama nantilah,” katanya.
Begitu pelatih bisa dipastikan, Jo akan segera menggelar seleksi pemain. “Kami akan umumkan secepatnya. Yang pasti awal September ini kami sudah deal dengan pelatih,” katanya.
Jo berkomitmen menyerahkan urusan rekrutmen pemain kepada pelatih. “Kami tidak bisa mengintervensi pelatih untuk memilih pemain, karena yang tahu komposisi skuat adalah pelatih,” katanya.
Persid mambuka pintu bagi pemain dari daerah mana saja. “Yang penting sesuai kriteria pelatih kepala,” kata Jo.
Target Jo musim ini adalah membenahi manajemen. “Kami membangun kepercayaan publik bahwa Persid adalah kebanggaan yang harus kita dukung bersama. Target ke depan, kami tidak muluk-muluk. Yang pastu lolos grup dululah. Soal naik kasta, sambil jalan, bersinergi, siapa tahu dapat bonus itu,” kata Jo.
Ada satu sponsor yang merapat ke Persid. “Minggu ini akan kami launching ke publik. Sponsor tidak harus fresh money. Ada beberapa sponsor yang mendukung beberapa hal yang dibutuhkan tim Persid,” kata Jo. [wir]






