Jombang (beritajatim.com) – Rumah milik Yasimin (74), warga Dusun Nglajur Desa Tugusemberjo Kecamatan Peterongan Kabupaten Jombang terbakar hebat, Selasa (31/12/2024) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB. Kebakaran diduga karena korsleting listrik.
Di rumah tersebut Yasimin ditemani oleh anaknya, Yasin Yusuf (39). Yasimin sedang tidur lelap. Sedangkan Yasin sedang asyik bermian ponsel (telepon seluler). Malam merambat ke dini hari, suasana semakin hening.
Di tengah keheningan itu, Yasin tiba-tiba mendengar suara benda jatuh di ruang tamu. Yasin kaget. Dia bergegas menuju sumber suara di ruang itu. Alangkah kagetnya Yasin, karena api sudah berkobar di ruang tamu tersebut.
Si jago merah sudah naik ke atap, menjalar ke ruang tengah. Sedangkan sejumlah barang eletronik seperti dua unit ponsel, televisi, dan speaker aktif juga sudah jadi arang. Bukan itu saja, dua sepeda angin dan almari berisi baju juga hangus. Dalam kepanikan, Yasin masih ingat orangtuanya tidur di kamar.
Dia kemudian bergegas membangunkan sang ayah dan memintanya segera keluar menyelamatkan diri. Seiring dengan itu, Yasin berteriak minta tolong kepada tetangga. Tak berselang lama, para tetangga datang sembari melakukan pemadaman dengan peralatan alakadarnya.
“Ayah saya selamat. Sepeda motor juga bisa kami selamatkan. Tapi televisi berikut sound, HP, sepeda angin, serta almari berisi baju ludes terbakar. Kerugian ya sekitar seratus juta rupiah,” kata Yasin.
Pemadaman yang dilakukan warga tak siginifikan. Kuatnya embusan angin membuat api cepat berkobar. Hingga akhirnya warga meminta bantuan ke Damkar (Pemadam Kebakaran) Jombang. Dua unit mobil damkar meraung-raung ke lokasi.
Petugas berjibaku menyemprotkan slang berisi air ke titik api. Satu jam kemudian api berhasil dipadamkan. Dugaan sementara kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik. Itu berdasarkan keterangan pemilik rumah.
“Api dari ruang tamu bagian atas. Diduga percikan api muncul akibat korsleting listrik di ruang tamu itu,” ujar Setiawan, petugas Damkar Pos Mojoagung. [suf]






