Surabaya (beritajatim.com) – Dinas Pendidikan Jawa Timur (Dindik Jatim) meluncurkan program School Food Care (SFC), sebuah inisiatif pemanfaatan lahan sekolah yang tidak terpakai menjadi “laboratorium hidup” untuk pertanian dan peternakan. Program ini ditujukan untuk melatih siswa dalam keterampilan bertani, beternak, hingga berwirausaha, sekaligus mendukung ketahanan pangan di tingkat lokal.
Hingga saat ini, sebanyak 29 sekolah telah ditunjuk sebagai proyek percontohan SFC. Salah satunya adalah SMAN 1 Pandaan, Pasuruan, yang dalam enam bulan terakhir berhasil membudidayakan berbagai komoditas. Di bidang perikanan, siswa mengelola kolam berisi ikan nila, bawal, lele, hingga udang windu air tawar. Sedangkan di lahan pertanian, mereka menanam pisang cavendish, sawi, kangkung, dan sejumlah tanaman kebutuhan sehari-hari.
Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai, menjelaskan bahwa hasil panen dari SFC tidak hanya dijual ke masyarakat sekitar, tetapi juga dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan gizi siswa.
“Program ini harus terus berlanjut karena sangat bermanfaat, tidak hanya mendukung program pemerintah, tetapi juga melatih anak-anak untuk mengenal proses pangan dari hulu ke hilir,” ujarnya, Selasa (16/9/2025).
Dengan konsep outdoor learning, lahan SFC difungsikan sebagai ruang belajar terbuka. Siswa tidak hanya menerima teori di kelas, tetapi juga melakukan penelitian sederhana, mengamati pertumbuhan tanaman, dan mempelajari ekosistem perikanan secara langsung.
Inisiatif ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya ketahanan pangan dan kecintaan pada lingkungan sejak dini. Jika program berhasil, Dindik Jatim berencana memperluas SFC ke seluruh SMA negeri di provinsi tersebut, dengan syarat sekolah memiliki lahan yang memadai.
Adapun daftar sekolah lain yang menjadi pilot project SFC antara lain SMAN 1 Talun, SMAN 3 Bojonegoro, SMAN 1 Tanggul, SMAN 3 Bondowoso, SMAN 1 Tenggarang, SMAN 1 Kapongan, SMAN 1 Kediri, SMAN 2 Ngawi, SMAN 1 Plaosan, SMAN 1 Paiton, SMAN 1 Bangkalan, SMAN 1 Karangan, SMAN 1 Rogojampi, SMAN 1 Kedamean, SMAN 1 Torjun, SMAN 1 Pademawu, SMAN 1 Dampit, SMAN 1 Pacet, SMAN 2 Pare, SMAN 2 Taruna Bhayangkara Jawa Timur, SMAN 2 Lamongan, SMAN 2 Pacitan, SMAN 3 Batu, SMAN 3 Ponorogo, SMAN 3 Jombang, SMAN 3 Nganjuk, SMAN 3 Sumenep, dan SMAN 12 Surabaya. [ipl/beq]






