Jember (beritajatim.com) – Dinas Cipta Karya Kabupaten Jember melakukan adendum kontrak renovasi arena pertandingan (venue) Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur. Ada sejumlah pekerjaan tambahan yang belum tercantum dalam kontrak sebelumnya.
“Kami lakukan kajian dan analisis, dan berdasarkan masukan dari KONI, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), dan (KONI) provinsi, ada beberapa venue yang perlu dilakukan pekerjaan tambahan. Kami lakukan adendum, sebatas anggaran itu bisa kami fasilitasi,” kata Kepala Dinas Cipta Karya Jember Rahman Anda, ditulis Rabu (8/6/2022).
Adendum itu tidak sampai sepuluh persen, dilakukan untuk renovasi lapangan tenis dan kolam renang. “Kita lihat kondisi di lapangan, dan itu berdasar rekomendasi KONI Jatim dan Dispora, kami lakukan. Adendum terbatas, termasuk alat pencatat pemecah rekor starting block (di kolam renang Kebonagung),” kata Rahman.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemkab-jember”]
Ada tambahan anggaran sekitar Rp 380 juta untuk penambahan alat pencatat rekor di kolam renang. Selain itu, kontraktor mendapat tambahan waktu pekerjaan empat hari. Kolam renang Kebonagung baru direnovasi 48,74 persen, karena masih menunggu datangnya start block dari pabrik.
Bupati Hendy Siswanto ingin semua arena olahraga (venue) di Kabupaten Jember untuk pertandingan 18 cabang olah raga dalam Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim) selesai diperbaiki sebelum 22 Juni 2022. “Kami minta kepada teman-teman agar semua selesai sebelum kirab api porprov, 22 Juni. Nanti kita adakan doa bersama dulu sebelum acara dimulai, agar selamat dan lancar semua,” kata Hendy.
Api porprov akan mulai masuk ke Jember pada 23 Juni 2022, atau dua hari sebelum pembukaan. “Kita akan berkeliling di seluruh Kabupaten Jember dengan semua komunitas. Semua akan saya keluarkan, dari anak SD, SMO, SMA saya minta semua berpartisipasi,” kata Hendy.
Hendy sudah meninjau sejumlah lokasi arena pertandingan (venue) yang sedang diperbaiki. “Ada beberapa lokasi yang perlu melakukan percepatan seperti kolam renang yang harus dilembur pekerjaannya. Venue utama lain sudah oke semua. Sekarang di Stadion JSG, Saya lihat perkembangannya sudah bagus. Insya Allah akan bisa selesai pada waktunya,” katanya.
Hendy memuji gedung olahraga Garuda dan Stadion Notohadinegoro. “Di Garuda bagus sekali, sangat sempurna. Stadion Notohadinegoro sudah bagus. Tingggal pembersihan-pembersihan dan pengecatan yang perlu dimaksimalkan kembali,” katanya.
Bupati Hendy ingin semua venue tetap difungsikan dengan baik usai porprov. “Biaya venue ini kan tidak sedikit. Ini agar bisa terus diadakan kegiatan dan kompetisi di Jember, satu bulanan, dua bulanan, atau tiga bulanan agar maintenance terhadap venue-venue ini bisa terjaga betul,” katanya.
“Saat ini kita tahu, baru saat ini di Jember setelah puluhan tahun venue ini tidak terbengkalai. Bisa digunakan maksimal. Saya melihat selama ini tidak ada kontinyuitas dari para atlet kita untuk diwadahi memakai venue dengan leluasa. Sekarang venue sudah diperbaiki. Saya mohon dengan sangat kepada masyarakat Jember, terutama para atlet dan anak-anak kita yang berolahraga, ayo venue kita dijaga,” kata Hendy.
Salah satu yang diharapkan bisa dimanfaatkan maksimal adalah lintasan atletik di Stadion Jember Sport Garden (JSG). “Lintasan atletik baru ini standar internasional. Setelah acara porprov, bisa digunakan untuk latihan atletik. Lapangan sintetisnya masih baru,” kata Hendy. [wir/kun]






