Surabaya (beritajatim.com) – Kisah Supriadi bersama Persebaya Surabaya resmi berakhir. Pesepak bola asli Rungkut itu dipastikan tidak lagi menjadi bagian dari skuad Bajul Ijo musim depan.
Supriadi telah menghabiskan empat tahun masa pengabdiannya di Persebaya. Ia telah menjadi bagian dari klub ini sejak 2019 silam.
Supriadi pernah menjadi bagian dari skuad muda Persebaya yang menjuarai kompetisi EPA U-20 pada 2019 lalu. Pada tahun itu pula Supriadi dipromosikan ke tim senior. Ia tampil dalam dua pertandingan di Liga 1 2019.
Menit bermainnya makin meningkat seiring dengan pergantian musim. Supriadi membela Persebaya dalam 14 laga di Liga 1 2021/2022. Kemudian Supriadi dimainkan dalam 21 pertandingan di Liga 1 musim 2022/2023.
Secara keseluruhan, Supriadi telah bermain dalam 44 pertandingan selama total 1.869 menit di Persebaya. Winger yang masih berusia 20 tahun itu mencetak 1 gol dan mengemas 2 assist.
Akan tetapi, Supriadi sering dicap kurang berkembang di Persebaya. Meskipun sudah dipasang sebagai starter dalam 17 pertandingan dari 21 penampilannya musim lalu, Supriadi acap kali gagal memaksimalkan kesempatan itu untuk ujuk gigi.
https://beritajatim.com/olahraga/kabar-baik-untuk-persebaya-kondisi-supriadi-membaik/
Bahkan, Supriadi kalah moncer dari Ahmad Nufiandani. Padahal pesepak bola 28 tahun itu cuma sembilan kali diturunkan sebagai pemain inti dari total 29 laga. Namun Nufiandani berhasil mengemas 3 gol dan 6 assist untuk Persebaya.
Selain meredup di lapangan, Supriadi makin mendapatkan sorotan Bonek berkat ulahnya yang dianggap menghina Song for Pride. Supriadi, kiper Andhika Ramadhani, dan Andre Oktaviansyah dianggap dengan sengaja memelesetkan lirik anthem wajib Persebaya itu.
Selain itu, mereka juga dianggap tidak menghargai Bonek yang telah menyambut dengan luar biasa kepulangan mereka ke Surabaya usai game lawan Arema.
Kini Supriadi telah berpisah dengan Persebaya. Gresik United dan sejumlah klub Liga 2 asal Jawa Timur (Jatim) disebut sangat berminat menggunakan jasa pesepak bola yang dianggap titisan Andik Vermansah tersebut.
Waktunya Supriadi menulis ulang kariernya tanpa Persebaya. Seraya berharap suatu saat bisa kembali memperkuat tim pujaan Bonek itu. (sya/ted)






