Kediri (beritajatim.com) – Pengurus Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orrganisasi Daerah (Orda) Kediri periode 2023-2026 secara resmi dikukuhkan, pada Selasa (17/10/2023) di Ruang Joyoboyo Balaikota Kediri.
Pengukuhan pengurus ICMI Orda Kediri ini dilakukan oleh ICMI Orwil Jatim dan dihadiri oleh Forkopimda Kota Kediri yakni, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, Kapolres Kediri Kota AKBP Teddy Chandra serta perwakilan Dandim 0809 Kediri dan Kajari Kota Kediri.
Usai mengukuhkan ICMI Orda Kediri, Ketua ICMI Jawa Timur Ulul Albab berpesan kepada pengurus ICMI Orda Kediri agar segera membuat program dan dipublikasikan kepada media dan masyarakat.
“Kemitraan ICMI dengan media tidak mungkin tidak, tapi harus. Mudah-mudahan media membutuhkan kami, kami membutuhkan media. Jangan sampai media tidak butuh dan kita juga tidak mengundang,” ujarnya.
Baca Juga : Polisi Kediri Perhatikan! Ini 6 Pedoman Kapolri dalam Pemilu 2024
Dalam kesempatan itu, Ulul juga menyinggung peran ICMI di tahun politik yang hadir sebagai penyeimbang. Ia menyebut ICMI tak membatasi pengurus yang berasal dari partai politik.
“Memang ICMI mengundang kader di parpol sebagai cendekiawan. ICMI tidak mengambil posisi untuk ngeblok ke satu parpol, ICMI akan menjadi penyeimbang,” tutupnya.

Ketua ICMI Orda Kediri Dr. H. Zainal Arifin berharap dukungan dan doa agar para pengurus mampu bekerja dengan maksimal dan penuh keyakinan.
“Saya pribadi mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh intelektual cendekia muslim di Kediri yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk memimpin organisasi ini. Kepercayaan ini menjadi motivasi yang besar bagi saya untuk bekerja keras dan memberikan yang terbaik untuk kemajuan bersama,” ujar Zaenal Arifin yang juga Dekan Fakultas Hukum Uniska Kediri itu.
Baca Juga : 9 Negara Tampilkan Pertunjukan Seni di Kota Kediri
Di tempat yang sama, Wali Kota Kediri Abdullah Abu memberikan ucapan selamat kepada pengurus ICMI Orda Kediri. Pihaknya berharap pengurus dapat mengemban amanah yang diberikan.
“Selamat dan sukses kepada pengurus ICMI yang baru. Semoga perjalanan panjengan semua dalam mengemban amanah mulia ini senantiasa dimudahkan Allah SWT,” harap Wali Kota Kediri.
Tahun 2020-2023 adalah tahun yang berat bagi semua pihak khususnya bagi Pemkot Kediri mungkin juga dengan ICMI. Wali Kota Kediri menuturkan bahwa pada rentang tahun itu ada pandemi yang membuat semuanya berpikir lebih keras, lebih panjang, dan merupakan masa sulit.
Banyak keterbatasan tapi masa itu bisa dilalui bersama. Setelah melewati masa itu ada pergeseran dan perubahan yang luar biasa. Harapannya perubahan yang terjadi saat ini dan sampai kapanpun masing-masing pihak bisa ambil perannya.
Abdullah Abu Bakar menambahkan menurut Presiden Joko Widodo, masa keemasan Indonesia ada di tahun 2045. Dengan begitu para pemuda-pemuda Indonesia harus dipersiapkan dengan mendidik mereka para generasi muda.
Baca Juga : Pemkot Kediri Gelar Upacara Hari Jadi Provinsi Jatim ke 78
Apalagi saat ini mereka hidup di era serba digital di mana informasi dapat ditelan begitu saja tanpa tahu kebenarannya. “Era ini sejujurnya membuat saya khawatir,” imbuhnya.
Maka dari itu, Wali Kota Kediri mengingatkan agar semua pihak baik pemerintah, TNI, Polri, Kejaksaan dan berbagai pihak termasuk ICMI dan lembaga keagamaan lainnya untuk berkolaborasi. Karena yang bisa membuat negara maju ada orang-orang yang ada di negara itu sendiri.
“Saya berharap kita bisa memberikan saran, petunjuk kepada para pemuda pemudi. Sehingga perlu adanya penguatan yang terstruktur, baik, lalu juga mereka juga harus memiliki sudut pandang yang luas,” ujarnya. [nm/ted]






