Mojokerto (beritajatim.com) – Pengurus Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (Pelti) Kabupaten Mojokerto masa bhakti 2021-2026 dikukuhkan. Pengurus baru diharapkan bisa mensosialisasikan ke masyarakat untuk gemar olahraga khususnua tenis sehingga bisa melahirkan atlet berprestasi dari Kabupaten Mojokerto.
Sekretaris Pelti Provinsi Jawa Timur, Didik Utomo Pribadi mengatakan, Pelti Kabupaten Mojokerto harus meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat. “Saya yakin dan percaya akan bisa karena Ketua Peltiseorang guru atau kepala sekolah maka melalui komunitas guru bisa memberikan motivasi kepada masyarakat agar suka bermain tenis di usia dini,” ungkapnya.
Dosen Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Surabaya ini meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto agar lembaga pendidikan sekolah mulai dari tingkat SD dan SMP untuk mengadakan program ekstrakurikuler tenis. Menurutnya, tahun 2022 Kabupaten Mojokerto akan ditunjuk sebagai tuan rumah Kejuaraan Tenis Tingkat Daerah.
“Dalam hal ini, provinsi akan membantu dana termasuk sarana bola sehingga diharapkan kesempatan ini akan muncul bibit pemain unggulan serta memacu petenis di Jatim untuk lebih berprestasi. Salam olahraga, sukses organisasi, sukses prestasi,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Jainul Arifin mengatakan, akan mendukung penuh program Pelti Kabupaten Mojokerto, salah satunya memasyakatkan olahraga tenis melalui lembaga pendidikan SD dan SMP. Bahkan, ia akan mengajak juga pendidikan di tingkat MI dan MTs.
“Minimal cabang tenis dapat dimasukan dalam. program ekstrakurikuler di sekolah. Selama ini, bersama dengan Dinas Pariwisata dan Olahraga, olahraga tenis telah masuk agenda Porkab. “Namun karena pademi sehingga kegiatan ini sementara istirahat. Kami juga akan membantu pendataan guru yang telah mempunyai sertipikat wasit maupun pelatih beserta atlitnya,” katanya.
Kedepan, setiap sekolah di Kabupaten Mojokerto diharapkan bekerja sama dengan Pelti untuk meningkat Sumber Daya Manusia (SDM) baik pelatih maupun wasit dengan cara mengirim pelatihan wasit dan pelatih ke tingkat kabupaten maupun provinsi. Jainul mengucapkan selamat atas dikukuhkannya Kabupaten Pengurus Pelti Mojokerto masa bhakti 2021-2026.
Sementara itu, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Mojokerto, Suher Didienanto menambahkan Pengurus Kabupaten Pelti Mojokerto yang baru dikukuhkan diharapkan bisa meningkatkan olahraga tenis di kalangan masyakat luas.
“Karena saat ini tenis masih terkesan cabang olohraga eksklusif sehingga diharapkan pada akhirnya dapat memunculkan atlit baru dan berpresrasi di tingkat provinsi dan nasional. Untuk sarana lapangan tenis, memang masih kurang karena kita belum punya lapangan indoor dan belum punya lapangan yang standar Pelti,” jelasnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pemkab-mojokerto”]
Sehingga, lanjut Suher, jika tahun 2022 Kabupaten Mojokerto ditunjuk sebagai tuan rumah ajang kejuaraan tenis tingkat daerah Provinsi Jatim maka pihak yang akan mempersiapkan mulai saat ini. Minimal menginvestasikan jumlah lapangan tenis yang ada di Kabupaten Mojokerto termasuk milik swasta.
“Mulai sekarang kita harus bersiap diri, minimal inventarisasi jumlah lapangan kita ada berapa termasuk milik swasta atau perorangan. Bila milik Pemkab tidak memenuhi syarat bisa kerjasama dengan daerah tetangga, yakni Kota Mojokerto yang sudah punya lapangan indoor serta pinjam milik swasta. Ada di beberapa hotel, perusahan dan SPN Bangsal,” tegasnya.
Dalam pengukuhan Pengurus Kabupaten Pelti Mojokerto masa bhakti 2021-2026, seluruh Dewan Pembina Pelti Kabupaten Mojokerto. Yakni Asisten 1 Sekda Didik khusnul Yakin dan Kepala Perpustakaan Nugroho. Sekedar diketahui, Pengurus Kabupaten Pelti Mojokerto tahun 2021 2026, Ketua Eko Sunarto, Sekretaris Moh Zaini, Bendahara Handoko dan anggota. [tin/but]






