Surabaya (beritajatim.com) – Dua pelaku curanmor nekat melarikan diri usai dikejar ratusan warga. Dari pantauan beritajatim, pihak kepolisian mengamankan satu orang, dan satu lainnya menyelamatkan diri dengan masuk ke sungai dan lari lewat gorong-gorong di Jalan Manyar depan Terminal Bratang, Kamis (03/03/2022).
Dari keterangan yang dihimpun beritajatim, keduanya dikejar warga usai melakukan aksi curanmor di Jl Semolowaru. Warga yang memergoki aksinya langsung meneriaki maling sambil mengejar hingga ke di persimpangan Jl Raya Nginden dan Jl Raya Manyar.
Menurut Sugiono (37) saat dirinya sedang santai di warung kopi, sekitar pukul 20.00 WIB, mendengar teriakan maling dari arah Semolowaru, sehingga warga yang mendengar langsung mendatangi sumber suara.
“Tadi sekitar pukul 20.00 WIB,ada orang teriak maling, warga langsung mengepung,” ujar Sugiono.
Sugiono menambahkan, saat itu satu orang berhasil diselamatkan dari amukan massa dan langsung masuk ke mobil Polsek Gubeng.
“Satu pelaku sudah ditangkap, warga yang emosional sempat akan melakukan penyerangan, namun langsung diamankan oleh Anggota Polsek Sukolilo dan dimasukan ke mobil,” tambahnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kriminal-surabaya”]
Sementara, satu pelaku lainnya menyelamatkan diri dengan mencebur ke kali dan masuk ke gorong gorong, hingga berita ini ditulis petugas belum berhasil mengevakuasi pelaku diakibatkan ratusan warga yang memadati lokasi.
Dari pantauan beritajatim di lokasi, ratusan orang saling berteriak untuk menyuruh pelaku keluar dari saluran air. Tampak anggota Polsek Gubeng beserta BPBD Kota Surabaya dan Dishub Kota Surabaya untuk mengatur arus lalu lintas.[ang/but]







