Surabaya (beritajatim.com) – Diduga stres, seorang pria tanpa identitas berusia sekitar 40 tahun, nekat menabrakan diri ke Kereta Api Sri Tanjung jurusan Yogyakarta-Surabaya.
Insiden ini terjadi di perlintasan Kereta Api Ketintang, Kamis (9/2/2023) siang. Tubuh korban ditemukan 100 meter dari lokasi awal ia menabrakan diri.
Sekretaris BPBD Kota Surabaya, Ridwan Mubarun menjelaskan, penjaga palang pintu kereta sempat melihat korban riwa-riwi di sekitar rel kereta api. Namun, setelah diimbau pergi, ia lantas pergi menjauhi perlintasan.
“Sempat terlihat oleh penjaga palang pintu kereta api. Sudah diusir. Namun, sepertinya tanpa diketahui saat kereta lewat ia menabrakan diri,” ujar Ridwan.
[berita-terkait number=”5″ tag=”Surabaya”]
Pria tanpa identitas itupun tewas seketika dengan tubuh hancur dan wajah tidak bisa dikenali. Beberapa warga yang mengetahui peristiwa tersebut lantas melapor ke call center 112.
“Setelah itu pihak BPBD dibantu Inafis Satreskrim Polrestabes Surabaya mendatangi lokasi dan langsung membawa jenazah ke Dr. Soetomo untuk diperiksa lebih lanjut identitasnya siapa,” imbuh Ridwan.
Saat ini jenazah sudah dibawa ke RSUD Dr. Soetomo. Petugas dari BPBD dan Kepolisian sudah sempat menyisir sekitar lokasi kecelakaan untuk menemukan identitas korban. [ang/beq]
Jika Kamu butuh bantuan konsultasi untuk mengatasi masalah depresi atau Kamu melihat orang yang ingin melakukan aksi bunuh diri bisa menghubungi nomor darurat Kementerian Kesehatan di 119






