Tulungagung (beritajatim.com) – Sebuah pom mini di Desa Banaran, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung mengalami kebakaran hebat. Insiden yang terjadi pada Minggu (3/3/2025) malam ini menghanguskan mesin pom mini beserta bangunannya. Beruntung, kobaran api tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi segera melakukan upaya pemadaman. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Kasi Humas Polres Tulungagung, Ipda Nanang Murdianto, mengungkapkan bahwa peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Saat kejadian, pemilik pom mini tengah memasukkan bahan bakar minyak (BBM) ke dalam drum mesin pom mini.
“Pemilik pom mini ini sedang memasukkan BBM kurang lebih 100 liter ke dalam drum pom mini,” ujarnya, Senin (03/03/2024).
Pemilik menduga bahwa sumber api berasal dari korsleting listrik pada mesin pom mini tersebut. Saat mengisi BBM, pemilik melihat adanya kabel terkelupas dari mesin pom mini.
Kabel ini menyebabkan percikan api yang kemudian menyulut kebakaran. “Keterangan saksi diduga api berasal dari percikan kabel yang terkelupas di mesin pom mini,” tuturnya.
Kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh mesin pom mini. Warga yang melihat kejadian ini segera melaporkannya kepada pihak berwajib serta petugas pemadam kebakaran.
Tim pemadam yang tiba di lokasi langsung bergerak cepat untuk mengendalikan situasi dibantu oleh warga setempat.
“Api berhasil dipadamkan petugas, taksir kerugian diperkirakan mencapai Rp 20 juta,” pungkasnya. [nm/aje]






