Lamongan (beritajatim.com) – Awal yang kurang mulus harus dialami tim sepak bola putri Kabupaten Lamongan pada laga perdana mereka di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX 2025. Bermain di Stadion Brantas, Kota Batu, tim srikandi Lamongan menjadi bulan-bulanan tim Kota Malang dengan skor telak 1-5, Jumat (20/6/2025).
Meski mengawali pertandingan dengan cukup solid dan mampu menahan imbang 1-1 hingga babak pertama usai, situasi berubah drastis di babak kedua. Permainan tim putri Lamongan mulai goyah, kehilangan kendali di lapangan, dan memberi ruang bagi Kota Malang untuk tampil dominan.
Empat gol tambahan berhasil disarangkan tim Kota Malang ke gawang Lamongan dalam babak kedua. Kelima gol Kota Malang masing-masing dicetak oleh Devi Radina di menit 20, Oni Audia menit 58, Nova Sofi menit 67, serta dua gol dari Sarah Devi di menit 74 dan 90.
Satu-satunya gol balasan dari tim Kabupaten Lamongan dicetak oleh Lulu Arinil di menit ke-29. Gol tersebut tercipta dari skema serangan balik cepat, saat tendangan mendasarnya tak mampu diantisipasi oleh penjaga gawang Kota Malang, Nilna Risqi.
Pelatih tim Lamongan, Ragil Sudirman, mengakui keunggulan lawan. Ia menyebutkan bahwa persiapan timnya kalah jauh dibandingkan tim Kota Malang.
“Kita kalah persiapan. Mereka sudah lama untuk persiapan Porprov ini. Secara fisik dan teknik kita akui kalah,” ujar Ragil usai pertandingan.
Meski menelan kekalahan telak, Ragil melihat laga ini sebagai pelajaran penting bagi timnya. Ia menegaskan bahwa evaluasi segera dilakukan agar bisa tampil lebih baik pada laga selanjutnya menghadapi tim kuat Kota Surabaya.
“Kita segera evaluasi dan perbaiki kelemahan kami,” ucapnya.
Kekalahan ini menjadi pukulan awal bagi tim putri Lamongan, namun juga menjadi pengingat bahwa Porprov bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan kesempatan untuk tumbuh dan memperbaiki diri. [fak/ian]






