Magetan (beritajatim.com) – Kelompok Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) 119 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo menginisiasi dialog antar agama yang bertajuk Merajut Kembali Interaksi Sosial Generasi Muda dalam Moderasi Beragama di Kampung Moderasi Beragama Desa Puntukdoro, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Minggu (6/8/2023) pukul 19.00 WIB.
Kegiatan itu dianggap sebagai langkah strategis untuk mempertahankan semangat moderasi beragama yang kuat di kalangan generasi muda.
Abu Muslim, selaku dosen pembimbing lapangan KPM 119 IAIN Ponorogo, menyatakan pentingnya kegiatan dialog antar agama ini dalam memperkuat interaksi sosial di kampung tersebut, khususnya bagi generasi muda.
Dia menjelaskan bahwa acara KPM 119 ini merupakan langkah strategis untuk menjaga kelanjutan kampung moderasi, dengan peran kunci dari generasi muda dalam meneruskan nilai-nilai toleransi dan kerukunan di kampung tersebut.
“Acara dialog antar agama ini mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Agama (Kemenag) Magetan dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Magetan. Kehadiran tokoh-tokoh penting dari Desa Puntukdoro, termasuk tokoh agama dan pemuda setempat, menandakan komitmen dan sinergi dalam memperkuat harmoni dan toleransi di masyarakat,” kata Abu Muslim.
Baca Juga: Pedagang Bendera di Magetan Ngeluh Sepi Pembeli
Dukungan yang positif juga datang dari FKUB Magetan, dengan memberikan narsumber Agus Habib Mustofa Tokoh Agama Islam dan Pendeta Kornelius sadi sebagai Tokoh Agama Kristen yang mengajak seluruh masyarakat Puntukdoro untuk bersama-sama menjaga semangat toleransi dan menghormati keberagaman agama dan budaya di lingkungan mereka.
“Acara ini bukan hanya menjadi momen bersejarah karena dialog antar agama, tetapi juga karena peluncuran logo Kampung Moderasi Beragama Puntukdoro. Logo ini mencerminkan semangat moderasi dan keharmonisan antarumat beragama dalam kehidupan sehari-hari. Pemasangan prasasti yang ditandatangi Bupati Magetan juga menjadi bagian penting dari rangkaian memperingati acara ini,” lanjutnya.
Segenap tim KPM 119 IAIN Ponorogo 2023 menyatakan kebahagiaannya atas kesuksesan acara tersebut. Mereka berharap bahwa melalui dialog antar agama dan peluncuran logo kampung, semakin banyak generasi muda yang terinspirasi untuk menjadi agen perdamaian dan toleransi di kampung tersebut.
Acara dialog antar agama dan rangkaian kegiatan lainnya telah memberikan kontribusi positif dalam memperkuat hubungan antarumat beragama di Kampung Moderasi Beragama Puntukdoro, Magetan.
“Semangat yang dihasilkan dari acara ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menginspirasi daerah lain untuk menjalankan upaya serupa dalam menciptakan masyarakat yang berlandaskan pada perdamaian, toleransi, dan saling pengertian,” pungkasnya. [fiq/ted]
[berita-terkait number=”3″ tag=”keberagaman”]






