Malang (beritajatim.com) – Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menggelar doa bersama Tragedi Kanjuruhan di Patung Kepala Singa Tegar, Senin (10/10/2022) sore di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang.
Di bawah guyuran hujan, keenam pebulutangkis Indonesia itu yakni Ihsan Leonardo Imanuel Rumbay, Pramudya Kusumawardana, Rahmat Hidayat, Aisyah Salsabila Putri Pranata, Sofy Al Mursira Asharunnisa, dan Febi Setianingrum.
Mereka didampingi langsung Broto Happy selaku Kepala Bidang Humas dan Media PP PBSI. Kedatangan PBSI dan 6 pemainya itu berbarengan dengan agenda Mansion Sport Indonesia Internasional Challenge yang digelar di Kota Malang saat ini.
“Kami tim bulutangkis Indonesia, yang saat ini sedang ada di Malang untuk mengikuti Mansion Sport Indonesia International Challenge yang akan berlangsung di GOR Platinum, hari ini para pemain mewakili keluarga besar bulutangkis, insan bulutangkis Indonesia, untuk berempati, semoga tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan ini, terutama pada keluarga korban yang meningal dunia, diberi tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ungkap Broto Happy, Kepala Bidang Humas dan Media PP PBSI, Senin (10/10/2022) sore.
Kata Broto, ia juga berdoa agar seluruh korban yang masih menjalani perawatan, segera diberikan kesembuhan. “Semoga yang sakit segera diberikan kesembuhan. Inilah salah satu bentuk kepedulian kami insan bulutangkis Indonesia, memberikan doa kami, memberikan rasa empati kami pada seluruh korban tragedi Kanjuruhan ini. Itulah yang ingin kami sampaikan hari ini meskipun hanya 6 orang perwakilan, inilah bentuk dukungan kami agar Malang kembali pulih,” tegas Broto.
Broto berharap masyarakat Malang segera pulih dari rasa sakit. Sehingga, bisa kembali menggelar kejuaraan atau pertandingan skala Internasional lagi.
Menurut Broto, ketika peristiwa ini terjadi, pihaknya sedang menggelar pertandingan di Jogya. “Pagi itu setelah kejadian, kami mengheningkan cipta sesaat. Besok pun sebelum pertandingan kami juga mengheningkan cipta. Ini salah satu bentuk empati kami, duka cita kami keluarga besar bulutangkis atas tragedi di Kanjuruhan. Kami berharap masyarakat Malang kembali pulih lah, tetap semangat itu saja,” ujar Broto.
[berita-terkait number=”4″ tag=”tragedi-kanjuruhan”]
Ditempat sama, Ihsan Leonardo Imanuel Rumbay, salah satu pebulutangkis Indonesia menyampaikan duka cita mendalam atas tragedi Kanjuruhan.
“Dari saya turut berduka cita atas kejadian ini, semoga keluarga yang ditinggalkan kuat dan diberi ketabahan. Waktu dengar kejadian ini sedih saya, tahu kejadian ini dari berita, karena pada saat kejadian saya pas lagi pertandingan bulutangkis. Sedih, karena banyak korban kan, harusnya nggak terjadi seperti ini,” pungkas Rumbaey. [yog/but]







