Gresik (beritajatim.com) – Demi menyelamatkan nyawa seorang anak yang terjebak di dalam mobil terkunci, anggota Polres Gresik terpaksa memecahkan kaca mobil Toyota Fortuner warna putih. Aksi cepat tersebut dilakukan setelah diketahui ada seorang anak berada di dalam mobil dalam kondisi darurat dan berpotensi membahayakan keselamatannya.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu malam (3/1) di Jalan Tambang Gresik Kota Baru (GKB), Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Seorang anak dilaporkan terkunci di dalam mobil milik Dimas dengan kondisi mesin mati saat hendak membeli makanan bersama istrinya.
Kaget anaknya masih berada di dalam mobil, istri Dimas yang sedang panik berusaha mencari pertolongan ke warga sambil menghubungi call center 110 Polres Gresik dan petugas damkar.
Tak menunggu waktu lama, petugas kepolisian datang ke lokasi. Setelah diceritakan bahwa anaknya masih berada di dalam mobil dalam kondisi terkunci, petugas kemudian meminjam palu kecil dari warga. Tanpa berpikir panjang, petugas memecahkan kaca belakang sebelah kiri.
Setelah kaca pecah, pemilik mobil bernama Dimas bergegas membuka pintu bagian depan lalu meraih anaknya yang menangis karena ketakutan. “Alhamdulillah anak saya tidak apa-apa saat terkunci di dalam mobil,” ujar Dimas.
Petugas piket Damkar Gresik membenarkan adanya kejadian ini setelah menerima laporan dari call center 110. “Sewaktu kami tiba di lokasi sudah dieksekusi oleh petugas dari Polres Gresik,” tutur petugas Damkar Gresik, M. Nurul Haqqi.
Dirinya mengimbau kepada seluruh orang tua dan masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak meninggalkan anak di dalam mobil dalam kondisi terkunci, meski hanya sebentar. Suhu panas di dalam kendaraan dapat meningkat dengan cepat dan sangat berbahaya, terutama bagi anak-anak. (dny/kun)






