Surabaya (beritajatim.com) – Derby Suramadu Liga 1 yang mempertemukan Persebaya vs Madura United, Rabu (13/03/2024), bakal dijaga 2.503 personel gabungan dari TNI, Polri dan petugas Pemerintah Kota Surabaya. Dari hasil rapat koordinasi pengamanan, diperkirakan 25.000 orang akan mendatangi Stadion GBT (Gelora Bung Tomo) pada laga Derby Suramadu itu.
Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Wimboko mengatakan, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi (rakor) dengan berbagai pihak untuk membahas strategi pengamanan pertandingan Persebaya vs Madura United. Hasilnya, ada beberapa titik di Stadion GBT yang akan ditingkatkan pengawasannya.
“Ada beberapa yang kita evaluasi ya namun Secara umum (strategi) masih sama seperti yang pengamanan biasanya,” kata Wimboko, Selasa (12/3/2024).
Wimboko menjelaskan rakor pengamanan diperlukan sebagai upaya untuk menghadirkan situasi pertandingan yang aman dan nyaman bagi suporter. Oleh sebab itu ia telah meminta kepada seluruh pihak personel baik dari Forkopimda kota Surabaya dan steward pertandingan untuk bekerja secara maksimal demi menjaga situasi Kamtibmas di Kota Surabaya.
“Rapat koordinasi digelar untuk pengecekan kesiapan personel keamanan yang akan diterjunkan agar pertandingan berlangsung aman dan kondusif bagi para penonton serta menjaga kelancaran jalannya pertandingan,” imbuh Wimboko.
Bagi para suporter yang hadir di Stadion GBT untuk menonton Derby Suramadu, Wimboko menghimbau agar menaati peraturan pertandingan yang sudah ditetapkan. Seperti tidak membawa flare, kembang api, senjata tajam, narkoba dan miras ke dalam stadion.
Nantinya, pihak kepolisian tidak akan segan untuk menindak setiap pelanggaran yang dilakukan. “Bagi yang tidak punya tiket bisa menonton lewat saluran langsung di televisi. Jadi tidak nekat untuk datang ke stadion,” tutup Wimboko. [ang/suf]






