Surabaya (beritajatim.com) – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan gigi dan mulut terus dilakukan oleh Dentaland.
Klinik kesehatan gigi ini kembali memperluas jaringan layanannya sekaligus mengajak masyarakat, khususnya keluarga dan anak-anak, untuk membiasakan pemeriksaan gigi secara rutin guna mencegah berbagai masalah kesehatan sejak dini.
Mengusung tema “A New Home for Every Smile”, Dentaland menghadirkan konsep klinik yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat perawatan, tetapi juga menjadi ruang yang nyaman bagi seluruh anggota keluarga untuk mendapatkan layanan kesehatan gigi dan mulut yang komprehensif.
Dokter Kepala Dentaland Margorejo, drg. Irene Adelia, Sp.Perio, mengatakan masih banyak masyarakat yang datang ke dokter gigi ketika kondisi sudah menimbulkan rasa sakit atau gangguan serius. Padahal, sebagian besar penyakit gigi dan mulut dapat dicegah melalui pemeriksaan berkala dan edukasi yang tepat.
“Saya ingin di klinik keenam ini menjadi tempat yang nyaman bagi keluarga untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut, mulai dari anak-anak hingga lansia,” ujar Irene, Senin (8/6/2026).
Menurutnya, anggapan bahwa sakit gigi merupakan hal yang biasa masih banyak ditemukan di masyarakat. Padahal, kondisi tersebut merupakan tanda adanya gangguan yang membutuhkan penanganan medis.
Ia menjelaskan, masalah kesehatan gigi dan mulut yang tidak ditangani sejak awal berpotensi berkembang menjadi gangguan yang lebih serius. Keluhan ringan seperti gigi berlubang atau gusi berdarah dapat berlanjut menjadi infeksi, abses, gangguan mengunyah, gangguan tidur, hingga kehilangan gigi permanen.
“Banyak orang menganggap sakit gigi sebagai hal yang biasa. Padahal sakit gigi bukan kondisi normal dan tidak boleh dianggap sepele karena bisa berdampak pada kesehatan secara keseluruhan,” katanya.
Lebih lanjut, Irene menuturkan bahwa dampak gangguan kesehatan gigi tidak hanya dirasakan secara fisik, tetapi juga memengaruhi kualitas hidup seseorang. Rasa nyeri yang berkepanjangan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, menurunkan produktivitas kerja, hingga memengaruhi kepercayaan diri.
Perhatian terhadap kesehatan gigi anak juga menjadi salah satu fokus yang terus didorong oleh Dentaland. Menurut Irene, anak yang mengalami sakit gigi sering kali mengalami kesulitan makan sehingga asupan nutrisi yang dibutuhkan untuk proses pertumbuhan dan perkembangan menjadi tidak optimal.
Kondisi tersebut dapat berdampak pada kesehatan secara menyeluruh, termasuk kemampuan belajar dan aktivitas anak sehari-hari.
“Menjaga kesehatan gigi anak bukan hanya soal senyum yang indah, tetapi juga investasi bagi tumbuh kembang mereka,” ujarnya.
Karena itu, ia mengimbau para orang tua untuk mulai mengenalkan kebiasaan menjaga kesehatan gigi sejak dini, termasuk melakukan pemeriksaan rutin ke dokter gigi meskipun anak tidak sedang mengalami keluhan.
Selain memberikan layanan perawatan, Dentaland juga berupaya meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pencegahan penyakit gigi dan mulut. Langkah ini dinilai penting untuk membangun kesadaran bahwa kesehatan gigi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Saat ini Dentaland telah memiliki sejumlah jaringan klinik yang tersebar di berbagai wilayah, antara lain Surabaya Barat, Surabaya Timur, Surabaya Pusat, serta Sanur, Bali. Dengan penambahan cabang terbaru, akses masyarakat terhadap layanan kesehatan gigi diharapkan semakin mudah dan merata.
Beragam layanan tersedia mulai dari perawatan gigi anak dan dewasa, perawatan dasar, ortodonti atau pemasangan behel, bedah mulut, implan gigi, hingga layanan estetika untuk menunjang kesehatan dan penampilan.
Melalui ekspansi jaringan ini, Dentaland berharap semakin banyak masyarakat yang tidak hanya mendapatkan layanan kesehatan gigi berkualitas, tetapi juga memahami pentingnya membangun kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut secara berkelanjutan.
Dengan pemeriksaan rutin dan edukasi yang tepat, berbagai masalah gigi dapat dicegah sejak dini sehingga kualitas hidup masyarakat dapat terus terjaga. (way/ted)






