Jakarta (beritajatim.com) – Kompetisi ide bisnis Pertamuda Seed and Scale 2022 telah sampai tahapan Demoday. Sebanyak 30 peserta dari 19 kampus yang telah menyisihkan 2.445 pendaftar berhak mengikuti Demoday yang digelar secara daring pada 3-6 November 2022.
Pjs Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Heppy Wulansari mengungkapkan jumlah peserta yang lolos seleksi tahun ini lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya. Ini lantaran screening atau penyaringan dijalankan secara lebih ketat.
“Jika tahun lalu berasal dari 23 kampus dan 17 provinsi dengan jumlah peserta yang mengikuti Demoday 50 peserta, tahun ini memang screening lebih ketat dengan harapan secara kualitas akan jauh lebih baik,” ujar Heppy melalui keterangan tertulis, Selasa (1/11/2022).
Heppy menyatakan dibutuhkan banyak wirausahawan muda untuk membangun Indonesia di masa depan. Para wirausahawan akan menjadi tulang punggung bagi kemajuan perekonomian nasional.
Apalagi, kata Heppy, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi mengimbau perguruan tinggi berkolaborasi dengan industri. Ini untuk mendorong percepatan bagi pertumbuhan kewirausahaan.
Karena itulah, Heppy menyatakan Pertamina menggelar Pertamuda Seed and Scale ini. Harapannya, muncul banyak wirausaha muda dari kompetisi ini yang dapat berdampak besar bagi bangsa.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Pertamina”]
“Menyambut imbauan tersebut, PT Pertamina (Persero) selama dua tahun ini menggelar ajang kompetisi ide bisnis untuk Mahasiswa Perguruan Tinggi se-Indonesia melalui kegiatan Pertamuda atau Pertamina Muda Seed and Scale 2022,” kata dia.
Para peserta lolos berasal dari 19 kampus yaitu Institut Bisnis Muhammadiyah Bekasi, Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Bandung, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Universitas Airlangga, Universitas Bina Nusantara, Universitas Brawijaya, Universitas Ciputra Surabaya, Universitas Diponegoro, Universitas Gadjah Mada, Universitas Hasanuddin, Universitas Indonesia, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Negeri Semarang, Universitas Padjajaran, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, Universitas Sebelas Maret, Universitas Sumatera Utara dan Universitas Telkom.
Sementara, peserta yang dinyatakan lolos terbanyak berasal dari Jawa Timur. Disusul Daerah Istimewa Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Utara.
Dari 30 peserta yang mengikuti Demoday nanti, akan diseleksi menjadi 10 finalis. Mereka berhak mengikuti Final Pitch secara luring (offline) yang digelar di Bali.
Saat Final Pitch, para finalis mempresentasikan ide bisnis mereka kepada dewan juri yang terdiri dari pejabat Pertamina dan sejumlah investor. Untuk finalis yang dinyatakan lolos berhak mendapatkan dana pembinaan Rp100 juta.
Tak hanya itu, kampus asal finalis lolos juga akan mendapatkan dana pendampingan. Dana yang dialokasikan sebesar Rp25 juta. [beq]






