Kediri (beritajatim.com) – Aksi unjuk rasa menolak Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja di DPRD Kota Kediri ricuh. Ribuan mahasiswa merusak pagar dan melempari gedung dewan.

[berita-terkait number=”4″ tag=”kediri”]
https://youtu.be/bWHjHCzJufc
Akibat kericuhan tersebut, pagar Gedung DPRD jebol, dan kaca pintu DPRD pecah. Hingga saat ini ribuan mahasiswa dari HMI, PMII, IMM, GMNI dan Aliansi Sekartaji masih beratahan di depan kantor wakil rakyat. Sementara ratusan aparat masih berjaga di halaman dewan. [nm/but]







