Malang (beritajatim.com) – Ratusan demonstran dari berbagai aliansi menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Malang pada Minggu, (23/3/2025). Massa berbaju hitam-hitam ini dengan tegas menolak RUU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI yang kini telah menjadi Undang-Undang.
“Tolak dwifungsi ABRI. Jangan biarkan orde baru kembali,” pekik seorang demonstran.
Para demonstran ini, selain berasal dari mahasiswa tampak beberapa demonstran beratribut klub sepak bola. Mereka tidak hanya melakukan orasi secara bergantian. Namun, juga meluapkan aksi protesnya dengan mencoret jalanan dan Gedung DPRD Kota Malang.

Jalan Tugu yang berada di depan Gedung DPRD Kota Malang dan Balai Kota Malang tampak penuh dengan coretan. Demonstran mencoret sejumlah kecaman menggunakan kapur tulis dan pilox.
“Orba is Back”. “Marhaban ya Melawan. Karena Negara Tidak pernah Berpuasa Dalam Menindas”. “Tarik Mundur Militer ke Barak” dan beberapa kalimat kecaman ditulis oleh para demonstran.
Selain itu para demonstran juga menyalakan petasan dalam aksi ini. Tampak sejumlah anggota polisi dan TNI berjaga disekitar lokasi. Sejauh ini demonstrasi berjalan kondusif hingga mendekati waktu berbuka puasa. (luc/but)






